HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Razia Ramadan di Prigen: Wisma Bandel, Sepuluh ‘Tamu’ Diamankan, Langsung Disuruh Angkat Koper

PASURUHAN | HARIAN7.COM – Hawa dingin pegunungan di Prigen mendadak panas. Bukan karena api unggun wisatawan, melainkan langkah sepatu petugas Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Pasuruan yang menyisir wisma-wisma pada Minggu malam (1/3/2026). Operasi senyap itu sontak bikin jantung berdegup lebih kencang dari musik dangdut hajatan.

Lorong-lorong penginapan yang biasanya remang dan kalem, malam itu berubah jadi arena “petak umpet”. Sebuah wisma kedapatan masih nekat menerima tamu. Dari balik pintu, petugas menemukan sekelompok wanita yang diduga kuat berprofesi sebagai pekerja seks komersial.

Baca Juga:  Kakak dan Adik Jalin Hubungan Intim Layaknya Suami Istri, Berujung Penemuan Mayat Bayi

Kabid PPUD Satpol PP Kabupaten Pasuruan, Suyono, blak-blakan. “Ada temuan 10 orang yang mengaku berasal dari wilayah Jawa Barat, tepatnya dari Bandung, dan langsung kami perintahkan untuk pulang hari ini,” tegasnya.

Sepuluh nama, sepuluh koper, satu malam penuh drama. Begitu pilihan diberikan,  pulang baik-baik atau dibawa ke kantor,  suasana langsung berubah. Tak ada lagi gaya santai. Yang ada, koper ditarik cepat, ponsel digenggam erat, dan wajah-wajah tegang menghadap pintu keluar.

Baca Juga:  Maju Calon Kades Plumbon, Syaiful: Sebagai pensiunan TNI, dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat, saya siap memajukan desa

Operasi ini disebut sebagai bagian dari pengamanan wilayah selama Ramadan. Pemerintah daerah tak mau kawasan wisata ternama itu berubah jadi “zona abu-abu” ketika warga ingin khusyuk beribadah.

“Kami melaksanakan pembubaran paksa sebagai bentuk nyata bahwa tidak ada kata tebang pilih dalam penegakan perda,” ujar Suyono.

Tak hanya personel kabupaten, jajaran Kasi Trantib Kecamatan Prigen juga ikut turun gunung. Kolaborasi ini seperti tim sapu bersih, menyasar titik-titik yang selama ini disinyalir jadi lokasi mangkal.

Baca Juga:  Dispangtan Salatiga Atasi Wabah PMK, 13 Sapi Sembuh, Vaksinasi Dimulai Kamis

Kini, patroli berkala disiapkan. Pesannya jelas: jangan coba-coba kembali saat situasi mulai lengang. Pemerintah berharap pendekatan tegas tapi persuasif ini cukup ampuh untuk menutup bab “cerita malam” di kawasan wisata Prigen.

Ramadan baru dimulai. Dan Prigen, setidaknya malam itu, memilih untuk mematikan lampu-lampu yang dianggap terlalu silau.(Zia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!