HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Polres Kudus Kawal Sidak LPG 3 Kg, Pasokan Dipastikan Aman Selama Ramadhan dan Jelang Lebaran

Laporan: Tambah Santoso

KUDUS | HARIAN7.COM – Polres Kudus mengawal kegiatan inspeksi mendadak (sidak) pengecekan pangkalan LPG 3 kilogram di wilayah Kabupaten Kudus bersama DPR RI Komisi XII dan PT Pertamina Patra Niaga sebagai langkah antisipasi potensi kelangkaan menjelang Ramadhan hingga Idul Fitri, Rabu (4/3).

Sidak bersama Komisi XII Fraksi Golkar Jamalludin Malik ini diikuti Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo, Bupati Kudus Samani Intakoris, serta jajaran manajemen Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah.

Rombongan meninjau Pangkalan Umanah di Desa Demaan, Kecamatan Kudus Kota. Dari hasil pengecekan, stok LPG dinyatakan aman dengan adanya tambahan 20 tabung dari alokasi awal.

Baca Juga:  Gula Semut Didorong Jadi Komoditas Ekspor Unggulan Temanggung

Pengecekan kemudian dilanjutkan ke Pangkalan LPG PSO Siaga di Desa Burikan, Kecamatan Kudus Kota, dengan alokasi mingguan sebanyak 220 tabung.

Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, menegaskan masyarakat agar tidak membeli LPG dengan harga di atas ketentuan. Pembelian dapat dilakukan langsung di pangkalan resmi yang dapat dicek melalui situs subsiditepatlpg.mypertamina.id.

”Kalau belinya di eceran, harganya bisa melambung tinggi. Bahkan ada yang melaporkan sampai harganya Rp 35 ribu. Nah itu jangan dibeli,” ungkap Taufiq.

Ia menjelaskan, Pertamina telah melakukan penambahan pasokan (ekstra dropping) untuk wilayah Kudus guna mengantisipasi kelangkaan. Sebanyak 35.000 tabung ditambahkan pada 17-18 Februari. Kemudian saat Ramadan, total penambahan kumulatif dari minggu pertama hingga ketiga mencapai 33.000 hingga 34.000 tabung.

Baca Juga:  Alhmadulillah.. Puluhan Warga Binaan Rutan Salatiga Khatam Iqro', Bos Singkong D9: "Nantinya teman-teman yang sudah bebas, akan diberikan bimbingan dan pelatihan untuk modal penghidupan yang layak dan baik"

Sementara itu, Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo menyampaikan pihaknya turut memeriksa distribusi dan kesesuaian isi tabung.

“Dari hasil pengecekan, distribusi berjalan lancar. Kami juga melakukan pengecekan timbangan dan hasilnya sesuai standar,” kata AKBP Heru di sela-sela kegiatan.

Ia menambahkan, berdasarkan keterangan agen, harga LPG 3 kilogram di tingkat pangkalan dijual sesuai ketentuan yakni Rp 18.000 per tabung.

“Pengawasan akan terus dilakukan secara berkala untuk mencegah penimbunan maupun praktik penjualan di atas harga yang telah ditetapkan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Kapolres Semarang Pimpin Sertijab Empat Kapolsek Jajaran Polres Semarang

Kapolres mengimbau masyarakat tetap tenang dan membeli sesuai kebutuhan. Jika ditemukan indikasi penimbunan atau harga yang tidak sesuai ketentuan, masyarakat diminta segera melaporkan kepada pihak kepolisian.

“Pemerintah daerah bersama aparat kepolisian dan Pertamina memastikan pasokan LPG di Kabupaten Kudus tetap terjaga selama Ramadhan hingga Lebaran. Jika mengetahui adanya indikasi penimbunan, segera laporkan,” pungkasnya.

Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah juga mengimbau masyarakat Kabupaten Kudus untuk tidak membeli elpiji 3 kilogram dengan harga melebihi HET yang telah ditetapkan sebesar Rp 18 ribu per tabung.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!