HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

PGMI UIN Salatiga Raih Akreditasi Unggul, Perkuat Posisi Rujukan Pendidikan Guru di Jateng

Laporan: Muhamad Nuraeni

SALATIGA | HARIAN7.COM – Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) UIN Salatiga berhasil meraih akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H. Capaian ini memperkuat posisi PGMI sebagai rujukan pendidikan guru madrasah di Jawa Tengah.

Prestasi tersebut menjadi kabar menggembirakan bagi sivitas akademika. Terlebih, pada saat yang sama Prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) juga meraih predikat serupa.

Baca Juga:  Jateng Raih Nilai A dalam Pelayanan Publik, Ombudsman Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah

Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Salatiga, Rasimin, mengatakan raihan akreditasi ini merupakan bukti komitmen dalam mencetak pendidik berkualitas.

“Ini bukti komitmen kami dalam mencetak pendidik yang berkualitas dan berkarakter. Kami berharap kepercayaan masyarakat semakin meningkat,” ujarnya, Rabu (18/3).

Akreditasi Unggul PGMI tertuang dalam SK Nomor 394/SK/LAMDIK/Ak/S/III/2026 yang ditetapkan pada 16 Maret 2026. Status tersebut berlaku selama lima tahun hingga 15 Maret 2031.

Baca Juga:  Relawan "Bocahe Bapak" Kembali Bagi Sayur Gratis untuk Masyarakat di Salatiga

Ketua Prodi PGMI, Wulan Izzatul Himmah, menuturkan capaian ini menjadi jawaban atas tantangan pendidikan dasar yang semakin kompleks, terutama di era digital.

Menurut dia, lulusan PGMI dituntut tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga ketahanan moral serta kecakapan literasi digital.

Baca Juga:  Usut Kasus Sertifikat di Atas Laut Tangerang, Bareskrim Geledah Kantor Desa Kohod

“Kami terus membekali mahasiswa agar siap menghadapi isu pendidikan kontemporer, termasuk penguatan karakter dan literasi pascapandemi,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Prodi PGMI, Hesti Ariestina, menyebut capaian tersebut menjadi pijakan untuk pengembangan ke depan. Pihaknya akan mendorong penguatan riset, inovasi kurikulum, serta perluasan jejaring internasional.

“Ini menjadi momentum untuk terus bertransformasi dan meningkatkan kualitas prodi agar berdaya saing global,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!