HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Pemerintah Minta Jamaah Umrah Tunda Keberangkatan, Eskalasi Iran–Amerika Bikin Situasi Timur Tengah Tak Menentu

JAKARTA | HARIAN7.COM – Pemerintah meminta calon jamaah umrah yang dijadwalkan berangkat dalam waktu dekat untuk menunda perjalanan ke Tanah Suci. Imbauan itu disampaikan menyusul situasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang dinilai semakin dinamis dan tidak menentu akibat memanasnya konflik Iran dan Amerika Serikat.

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan langkah tersebut merupakan bentuk kehati-hatian pemerintah dalam melindungi warga negara Indonesia.

“Mempertimbangkan kondisi Timur Tengah yang tidak menentu dan eskalasinya semakin tinggi, kami mengimbau jamaah umrah yang akan berangkat dalam waktu dekat untuk menunda keberangkatannya,” ujar Wamenhaj di Jakarta, Minggu (1/3/2026).

Baca Juga:  Di Tengah Efisiensi Anggaran, BPPKAD Blora Anggarkan Rp620 Juta untuk Mobil Dinas

Imbauan itu tidak hanya ditujukan kepada calon jamaah di dalam negeri. Pemerintah juga meminta jamaah yang saat ini berada di Arab Saudi beserta keluarga di Tanah Air untuk tetap tenang dan tidak panik menyikapi perkembangan situasi.

Baca Juga:  Pengasuh Pesantren di Kangean Cabuli 10 Santriwati, Ditangkap Usai Buron ke Situbondo

Menurut Dahnil, pemerintah terus berkoordinasi dengan otoritas Arab Saudi, maskapai penerbangan, serta Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) guna memastikan jamaah yang terdampak penundaan kepulangan memperoleh penanganan yang layak.

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak Arab Saudi, maskapai, dan PPIU agar jamaah yang tertunda kepulangannya dapat ditampung di hotel maupun tempat-tempat lain yang aman dan layak,” kata dia.

Pemerintah juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Seluruh pihak diminta merujuk pada sumber resmi pemerintah untuk menghindari kesimpangsiuran yang berpotensi menimbulkan keresahan.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Lantik Kabinet Merah Putih, Kemenkumham Bertransformasi Menjadi Empat Kementerian

Di tengah situasi yang berkembang, penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi disebut belum terdampak. Seluruh tahapan persiapan dan koordinasi, menurut pemerintah, masih berjalan sesuai jadwal.

“Kami berharap kondisi segera normal. Pemerintah akan terus memantau perkembangan dan mengambil langkah yang diperlukan demi keselamatan serta kenyamanan jamaah,” ujar Dahnil.(Jis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!