HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Padel Kian Digemari, Ketua DPRD Salatiga Sebut Jadi Gaya Hidup Baru

Laporan: Muhamad Nuraeni

SALATIGA | HARIAN7.COM – Olahraga padel kian menunjukkan eksistensinya di Indonesia, termasuk di Kota Salatiga. Dalam setahun terakhir, tren olahraga yang memadukan unsur tenis dan squash ini semakin diminati masyarakat dan mulai bergeser menjadi bagian dari gaya hidup.

Fenomena tersebut mengemuka dalam pelantikan pengurus Perkumpulan Besar Padel Indonesia yang digelar di Mini Teater Bung Karno, kompleks DPRD Kota Salatiga, Selasa (31/3/2026).

Ketua DPRD Kota Salatiga, Dance Ishak Palit, menyambut positif perkembangan olahraga padel di daerahnya. Ia bahkan menyebut padel kini tidak sekadar olahraga, melainkan telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat.

Baca Juga:  Pemdes Hargosari Gelar Bimtek TTG 2025: Dorong Pengolahan Tanah Berimbang dan Pertanian Berkelanjutan

“Saat ini padel menjadi lifestyle, tidak hanya sekadar menyehatkan, tetapi juga bisa menciptakan prestasi baru,” ujar Dance saat membuka acara pelantikan.

Menurut dia, tren padel di Salatiga tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga memunculkan ruang interaksi sosial hingga peluang ekonomi. Ia melihat masyarakat, khususnya kalangan ibu-ibu, mulai menjadikan padel sebagai aktivitas rutin yang diikuti dengan kegiatan berkumpul.

“Saya melihat ada peluang bisnis dari olahraga ini. Banyak yang bertemu, berdiskusi, bahkan membicarakan usaha setelah berolahraga,” katanya.

Baca Juga:  Bazar Sembako Murah Meriahkan Hari Bhayangkara ke-79, Polres Semarang Dapat Sambutan Hangat Warga

Padel sendiri bukan olahraga baru. Permainan ini telah ada sejak 1969 di Meksiko, namun popularitasnya meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir setelah viral di media sosial. Secara global, padel bahkan disebut sebagai salah satu olahraga dengan pertumbuhan tercepat.

Ketua PBPI Salatiga, Dyah Ayu Phitaloka, mengatakan animo masyarakat terhadap padel terus meningkat. Pihaknya pun menargetkan Salatiga dapat berkiprah di tingkat nasional.

“Keberhasilan organisasi ini tidak bisa dicapai sendiri. Kami butuh kerja sama semua pihak. Kami juga terbuka terhadap kritik dan saran demi kemajuan padel di Salatiga,” ujarnya usai dilantik.

Baca Juga:  Kukuhkan Forum Komunikasi Pokdarwis Kota Salatiga, Valentino T. Haribowo Sebut Wisata Salatiga Ibarat Putri Cantik Yang Tertidur Pulas

Sementara itu, Ketua Umum Pengprov PBPI Jawa Tengah, Arganto Cahyo Wibowo Pangarso, berpesan agar seluruh pengurus di Salatiga menjaga kekompakan demi mendorong perkembangan padel ke depan.

Adapun kepengurusan padel Salatiga periode 2026–2030 diisi oleh berbagai latar belakang profesi, mulai dari pengusaha, advokat, pebisnis, wartawan, kepala desa, hingga olahragawan. Keberagaman ini diharapkan mampu memperkuat organisasi sekaligus mempercepat perkembangan padel di Kota Salatiga.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!