HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Akses Nyatnyono–Lerep Terputus Longsor, Bupati Semarang Tekankan Penanganan Cepat

Laporan: Shodiq

KAB.SEMARANG | HARIAN7.COM – Bupati Semarang Ngesti Nugraha meninjau langsung lokasi longsor yang menyebabkan terputusnya akses jalan penghubung antara Desa Nyatnyono dan Desa Lerep, Sabtu (28/3/2026).

Peninjauan dilakukan bersama jajaran terkait sebagai respons cepat atas bencana yang berdampak pada mobilitas dan aktivitas masyarakat di wilayah tersebut. Akses jalan yang terputus membuat warga harus mencari jalur alternatif dengan waktu tempuh lebih lama.

Baca Juga:  RS Hermina Salatiga Resmi Dibuka, Fokus Layanan Terintegrasi dan Keselamatan Pasien

Ngesti Nugraha menegaskan, penanganan darurat menjadi prioritas utama pemerintah daerah agar akses vital tersebut dapat segera difungsikan kembali.

“Hari ini kami bersama jajaran terkait meninjau langsung lokasi longsor yang mengakibatkan terputusnya akses jalan penghubung antara Desa Nyatnyono dengan Desa Lerep,” ujarnya.

Ia menyebutkan, kondisi tersebut memberikan dampak signifikan terhadap aktivitas warga, sehingga diperlukan langkah cepat dan terkoordinasi dalam penanganannya.

Baca Juga:  Besok! Robby -Nina Dilantik, Akankah Janji "BEDA" Terwujud?

“Kondisi ini tentu berdampak pada aktivitas masyarakat, sehingga penanganan cepat menjadi prioritas kami. Bersama tim, kami terus berupaya mencari solusi terbaik agar akses jalan ini dapat segera dilalui kembali dengan aman,” lanjutnya.

Pemerintah Kabupaten Semarang bersama tim teknis saat ini terus melakukan upaya penanganan di lapangan, termasuk pembersihan material longsor dan kajian teknis untuk memastikan keamanan jalur sebelum dibuka kembali.

Baca Juga:  Gedung Arpusda Kudus Mulai Dibangun, Bupati Wajibkan Pengawalan Jaksa dan Polisi

Ngesti berharap, upaya yang dilakukan dapat segera membuahkan hasil sehingga aktivitas masyarakat kembali normal.

“Semoga upaya yang dilakukan dapat segera membuahkan hasil, sehingga aktivitas warga dapat kembali normal. Terima kasih atas sinergi semua pihak dalam penanganan bencana ini,” katanya.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan terhadap potensi bencana, terutama di wilayah dengan kontur tanah labil saat musim hujan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!