HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Telur MBG Masih Bau Kandang, DPRD Jatim Sentil Pengawasan yang Kedodoran

Laporan: Ninis

MAGETAN | HARIAN7.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang jadi penopang masa depan gizi pelajar mendadak tersandung hal sepele tapi bikin dahi berkerut: telur rebus berlumur kotoran ayam. Temuan di Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, itu pun telanjur viral, seolah jadi potret buram dapur MBG yang luput dari sorotan pengawas.

Anggota DPRD Jawa Timur, Agus Cahyono yang akrab disapa Agus Cah, tak menampik, secara konsep MBG sudah rapi di atas kertas. SOP ada, anggaran pun katanya cukup. Tapi, kata Agus, kejadian telur “masih bau kandang” ini menunjukkan satu hal: pengawasan teknis di lapangan kedodoran.

Baca Juga:  Road Show VR Journey Hadir di Salatiga: Tiga Hari Bersama Nabi di Joglo Ki Penjawi, Jangan Lupa Catat Tanggalnya Ya..

“Sebelum makanan dikirim ke sekolah, tim kontrol perlu memperketat pemeriksaan di dapur. Kalau peristiwa seperti ini bisa lolos, berarti pengawasannya lemah,” ujar legislator asal Trenggalek itu, menyentil tanpa basa-basi.

Baca Juga:  Sawit Berjadoel Gegerkan Ngablak! Warga Joget Sampai Tengah Malam Dingin-Dingin Asyik

Agus menilai, yang perlu dibenahi bukan hanya petugas pengawas, tetapi juga kapasitas dapur penyedia makanan. Ia mendorong evaluasi menyeluruh untuk membongkar akar masalah, apakah dapurnya kewalahan, atau standar kebersihannya cuma formalitas di atas kertas.

Baca Juga:  Petualangan Damkar Cilik! Outing Class TK Al Ikhlas di Salatiga Penuh Edukasi dan Keseruan

Baginya, MBG jangan sampai berubah jadi program “asal kenyang” yang justru bikin orang tua waswas. Setiap tahap, dari dapur sampai meja siswa, harus benar-benar menjamin makanan aman dan layak konsumsi.

“Program MBG ini sudah baik. Tinggal penguatan pengawasan saja, supaya manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkas Agus, sebuah penegasan yang terdengar sederhana, tapi tamparannya terasa ke mana-mana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!