SPELING Bikin Heboh Sidorejo Kidul, Ketua TP PKK Turun Tangan Cek Layanan Kesehatan Gratis
Laporan: Muhamad Nuraeni
SALATIGA | HARIAN7.COM – Suasana Kantor Kelurahan Sidorejo Kidul, Kecamatan Tingkir, Kamis (26/02/2026), mendadak ramai. Warga berdatangan sejak pagi, antre rapi demi satu tujuan: menikmati layanan Spesialis Keliling (SPELING) yang kali ini makin “panas” karena ditinjau langsung Ketua TP PKK Kota Salatiga dan berkolaborasi dengan Rumah Sakit Hermina Salatiga.
Ketua TP PKK Kota Salatiga, Retno Robby Hernawan, tak sekadar datang simbolis. Ia menyapa warga, melihat proses pemeriksaan, hingga menengok layanan X-ray yang jadi salah satu magnet utama SPELING kali ini. Menurutnya, program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Saya melihat antusiasme masyarakat sangat tinggi, mulai dari anak-anak, dewasa hingga lansia. Tadi saya juga sempat meninjau layanan X-ray. Jika dari hasil pemeriksaan ditemukan indikasi tertentu, pasien langsung mendapat rujukan dan penanganan. Semoga masyarakat Kota Salatiga selalu diberi kesehatan,” ujarnya.
Di balik ramainya warga, dapur layanan kesehatan SPELING juga bekerja penuh. Ketua Tim Kerja Pelayanan Kesehatan Lanjutan Dinas Kesehatan Kota Salatiga, Rita Widya Septriana, membeberkan ragam layanan yang disediakan, mulai dari pemeriksaan dasar hingga layanan spesialis.
“Layanan hari ini meliputi CKG, konseling gizi dan sanitasi, spesialis anak, OBGYN, penyakit dalam, mobile X-ray untuk ACF (Active Case Finding) sebagai upaya penemuan kasus TB (Tuberkulosis), serta layanan BPJS untuk pendataan keaktifan peserta yang akan kami laporkan ke Dinas Sosial. Target hari ini sebanyak 100 pasien. Tahun ini direncanakan ada empat kali kegiatan SPELING, dan ini merupakan yang pertama, dengan prioritas kelurahan kategori P1 atau miskin ekstrem. Diharapkan seluruh 23 kelurahan di Kota Salatiga dapat terlayani,” jelasnya.
Dengan konsep jemput bola dan nuansa layanan gratis yang lengkap, SPELING bukan hanya soal kesehatan, tapi juga jadi “obrolan hangat” warga. Harapannya, akses layanan yang mudah ini bisa mendorong masyarakat makin sadar pentingnya cek kesehatan rutin, sebelum sakit jadi kabar yang benar-benar tak diharapkan.












Tinggalkan Balasan