Sinergi di Pematang Sawah, Polisi dan Warga Tingkir Tengah Gropyok Tikus
Laporan: Muhamad Nuraeni
SALATIGA | HARIAN7.COM – Serangan hama tikus yang menggerus hasil panen petani di Tingkir Tengah, Kecamatan Tingkir, mendorong digelarnya gropyokan bersama, Kamis, 12 Februari 2026. Kegiatan itu melibatkan warga, kelompok tani, perangkat kelurahan, serta jajaran Polres Salatiga.
Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi hadir didampingi Kapolsek Tingkir Kompol Daryono dan anggota. Mereka turun langsung ke area persawahan, menyusuri pematang dan mengikuti proses pengendalian hama bersama masyarakat.
Gropyokan dilakukan sebagai respons atas keluhan petani. Dalam dua musim tanam terakhir, sekitar 25 hektare lahan persawahan dilaporkan mengalami gagal panen akibat serangan tikus yang cukup masif.
AKBP Ade Papa Rihi menyatakan, keterlibatan Polri merupakan bagian dari dukungan terhadap kegiatan masyarakat yang berdampak pada kesejahteraan. “Kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas antara Polri dan masyarakat. Kami mengapresiasi semangat gotong royong warga dalam menjaga hasil pertanian serta mengendalikan hama yang berpotensi merugikan petani,” ujarnya.
Ia menambahkan, Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir dalam kegiatan yang mendukung ketahanan pangan.
Lurah Tingkir Tengah Titip Eka Novi mengatakan, gropyokan tikus dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas laporan para petani. “Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian bersama untuk membantu para petani agar ke depan hasil panen dapat lebih maksimal,” katanya.
Warga dan kelompok tani menyampaikan apresiasi atas partisipasi jajaran kepolisian. Kehadiran aparat dinilai memberi motivasi sekaligus memperkuat kebersamaan dalam menghadapi persoalan pertanian.
Melalui pengendalian hama secara terpadu, masyarakat berharap produktivitas lahan dapat kembali meningkat dan ketahanan pangan di wilayah Kota Salatiga tetap terjaga.(*)












Tinggalkan Balasan