HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Safari Tarawih di Ungaran: Bupati Semarang Serahkan Santunan dan Ingatkan Potensi Bencana

Laporan : Shodiq/Junaedi

UNGARAN|HARIAN7.COM – Intensitas hujan tinggi yang disertai angin kencang di wilayah Kabupaten Semarang memicu terjadinya bencana tanah longsor dan banjir di sejumlah titik. Menyikapi kondisi tersebut, Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan memperhatikan kondisi lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Keprihatinan tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri acara Tarawih dan Silaturahmi Forkopimda di Masjid Agung Al Mabrur, Sidomulyo, Ungaran Timur, Kamis (19/2/2026) malam.

Baca Juga:  Rehab 60 Ruang Kelas Rusak, Pemkab Semarang Anggarkan Rp9 Miliar di APBD Perubahan

“Kita prihatin atas bencana tanah longsor dan banjir yang terjadi di Desa Kalongan, Leyangan, dan wilayah lainnya. Di bulan Ramadan ini, mari kita bersama-sama berdoa memohon keselamatan agar Kabupaten Semarang dijauhkan dari bencana,” ujar Bupati di hadapan jamaah.

Ngesti menambahkan bahwa Ramadhan merupakan momentum yang tepat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus meningkatkan amal ibadah agar daerah senantiasa aman dan kondusif.

Senada dengan hal itu, tokoh agama KH Fatkhan dalam ceramahnya menekankan pentingnya memanfaatkan waktu-waktu mustajab untuk berdoa, salah satunya menjelang berbuka puasa. “Perbanyaklah sedekah dan membaca Al-Qur’an agar kita semua terhindar dari bala dan malapetaka,” tuturnya.

Baca Juga:  Sambangi SMPN 3 Ungaran, Polres Semarang Ajak Pelajar Jadi Generasi Taat Hukum

Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, di antaranya Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, Dandim 0714 Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho, Wakil Bupati Hj. Nur Arifah, serta Sekda Valeanto Sukendro.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Semarang, Asep Mulyana, menjelaskan bahwa kegiatan Tarawih dan Silaturahmi (Tarhim) ini merupakan agenda rutin tahunan. Rencananya, safari Tarhim akan dilaksanakan di 19 kecamatan sebagai sarana dialog antara pemerintah dan warga.

Baca Juga:  Karyawan Swasta Ditemukan Meninggal Tengkurap di Bekas Kolam Pemancingan Tuntang, Diduga Terpeleset Akibat Penyakit Bawaan

“Kegiatan ini menjadi wahana silaturahmi dan komunikasi untuk memperkuat ukhuwah islamiyah. Dalam kesempatan ini, Pemkab juga menyerahkan bantuan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada 200 imam masjid dan marbot se-Kabupaten Semarang,” pungkas Asep.(*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!