Rem Diduga Blong, Truk Hino Terperosok ke Parit di JLS Salatiga
Laporan: Muhamad Nuraeni
SALATIGA | HARIAN7.COM – Pagi yang lengang di Jalan Lingkar Selatan (JLS), Kota Salatiga, Jumat (27/02/2026), mendadak terpecah oleh suara benturan keras. Sebuah truk Hino terperosok ke dalam parit di sisi jalan, tepatnya di dekat Pabrik CV Makmur Abadi, wilayah Dukuh, Sidomukti.
Kendaraan tersebut adalah KBM Hino Truck bernomor polisi KT-8670-CI yang dikemudikan P.A.H.S. (40), warga Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang. Beruntung, insiden itu tidak merenggut korban jiwa.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi kejadian, truk semula melaju dari arah Kumpulrejo menuju Gamol. Arus lalu lintas pagi itu relatif lancar. Namun sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), situasi berubah cepat.
“Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), diduga kendaraan mengalami gangguan fungsi rem atau rem blong. Untuk menghindari hal yang lebih berbahaya, pengemudi kemudian membanting setir ke arah kiri hingga kendaraan masuk ke dalam parit di sisi jalan sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal,” jelas Kasat Lantas AKP Henri Sulistyanta DS, S.H., M.H., saat dikonfirmasi.
Manuver spontan itu diduga menjadi pilihan terakhir sopir untuk menghindari kemungkinan tabrakan dengan kendaraan lain di jalur padat tersebut. Truk akhirnya berhenti setelah bagian depan kendaraan menghantam dasar parit. Bodi kendaraan tampak mengalami kerusakan cukup parah.
Meski demikian, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Kerugian lebih banyak pada kerusakan material kendaraan.
Petugas Satlantas Polres Salatiga yang menerima laporan segera mendatangi lokasi. Mereka melakukan pengamanan arus lalu lintas, penandaan TKP, serta mengamankan barang bukti. Penanganan lebih lanjut dilakukan di Kantor Satlantas Polres Salatiga.
Kepolisian kembali mengingatkan pentingnya pengecekan rutin kendaraan, terutama armada besar yang memiliki risiko tinggi jika mengalami kegagalan sistem. Polres Salatiga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan besar, agar selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan, termasuk memeriksa sistem pengereman sebelum digunakan untuk menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Di ruas JLS yang kerap menjadi jalur alternatif kendaraan berat itu, satu kelalaian kecil bisa berujung pada konsekuensi besar. Jumat pagi itu, nasib masih berpihak: tak ada korban, hanya peringatan keras tentang pentingnya keselamatan.(*)












Tinggalkan Balasan