HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Goyang Lidah Cookies Mbak Lina Sine Bikin Ketagihan

Laporan Budi Santoso

NGAWI | HARIAN7.COM – Aroma mentega dan gula halus menyeruak dari dapur sederhana di Dusun Krajan RT 04 RW 03, Desa Sine, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Di hari kedua Ramadan, Lina yang akrab disapa Mbak Lina, lebih sering berdiri di depan oven ketimbang di atas panggung.

Perempuan yang dikenal sebagai vokalis campursari di berbagai hajatan dan acara instansi pemerintah di Ngawi itu, kini memusatkan tenaga pada adonan. Ramadan membuat panggung sepi. Pesanan kue justru ramai.

Baca Juga:  Polisi Grebek Tempat Pengglonggongan Ayam, Pelaku Terancam 5 Tahun Penjara

“Jobnya sepi mas bulan puasa ini,” kata Lina kepada Harian7, Jumat, 20 Februari 2026. “Kini kami bikin kue-kue dan camilan untuk mengisi kegiatan bulan puasa ini.”

Setiap Ramadan, dapur Lina berubah menjadi ruang produksi kecil. Ia membuat beragam cookies: nastar dengan selai nanas yang lembut, putri salju berbalut gula halus, kue kacang katengel yang gurih, hingga lidah kucing yang renyah tipis. Semua dikerjakan sendiri, dibantu keluarga.

“Setiap bulan puasa selalu bikin kue cookies maupun camilan. Kebetulan kami banyak pesanan-pesanan kue yang kami buat seperti nastar, putri salju, kue kacang katengel, lidah kucing dan lain-lain,” ujarnya.

Baca Juga:  Pastikan Semua Fasilitas Siap, Kapolri Tinjau Rest Area KM 456 Salatiga

Pesanan datang dari tetangga sekitar hingga desa-desa lain, bahkan luar kecamatan. Ia mengantar sendiri sebagian pesanan itu. Menjelang Lebaran, daftar order kian menebal. “Kami sudah menerima banyak pesanan untuk hari Lebaran nanti,” katanya.

Bagi Lina, membuat kue bukan sekadar pengisi waktu menunggu panggilan manggung kembali ramai. Usaha musiman ini menjadi penopang ekonomi keluarga. Ia tetap membuka pesanan di luar Ramadan jika tak ada jadwal menyanyi.

Baca Juga:  Sambut HUT Polwan ke 72, Personil Polwan Salatiga Gelar Berbagai Kegiatan Sosial

Belum lama ini, Lina sempat tampil mengisi hiburan dalam peringatan Hari Pers Nasional bersama wartawan Ngawi. Namun Ramadan kali ini, oven dan toples-toples kue menjadi panggung barunya.

“Alhamdulillah ini semua untuk mencukupi kebutuhan ekonomi keluarga kami di samping suami kami yang bekerja,” ujar Lina.

Di sela denting loyang dan desis oven, Lina menjaga dua ritme sekaligus: irama dapur dan harapan agar rezeki Ramadan mengalir hingga Hari Raya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!