Diguyur Hujan Deras, Plengsengan Sungai Ngegong Trenggalek Ambrol Tergerus Arus
Laporan: Jack Supit
TRENGGALEK|HARIAN7.COM – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Trenggalek memicu ambrolnya plengsengan Sungai Ngegong di Desa Jatiprahu, Kecamatan Karangan, Rabu (25/2/2026). Peristiwa ini disebabkan oleh luapan debit air sungai yang menggerus pondasi talud hingga mengakibatkan pergeseran tanah.
Konstruksi penahan tanah sepanjang kurang lebih 10 meter tersebut runtuh setelah hujan turun tanpa jeda sejak awal pekan. Kondisi tanah yang labil membuat talud tak mampu menahan tekanan arus sungai yang meningkat signifikan.
Merespons kejadian tersebut, Babinsa Desa Jatiprahu, Serka Marsudi dari Koramil 0806-08/Karangan, langsung meninjau lokasi untuk memetakan dampak kerusakan.
“Pondasinya tergerus air sehingga tidak mampu menahan beban tanah di atasnya. Kerusakan ini berpotensi meluas jika curah hujan tetap tinggi,” ujar Serka Marsudi di lokasi kejadian.
Meski tidak ada korban jiwa, warga yang bermukim di bantaran sungai mengaku khawatir akan adanya longsor susulan yang mengancam pemukiman dan akses jalan. Saat ini, warga bersama perangkat desa mulai melakukan kerja bakti pembersihan material sisa longsoran.
Serka Marsudi mengimbau masyarakat untuk tetap siaga terhadap potensi bencana hidrometeorologi. “Kami meminta warga segera melapor jika muncul tanda-tanda pergeseran tanah atau retakan baru di sekitar hunian mereka,” pungkasnya.
Hingga saat ini, pemerintah desa dan aparat terkait terus memantau situasi di lapangan mengingat prakiraan cuaca masih menunjukkan potensi hujan tinggi di wilayah Kecamatan Karangan.












Tinggalkan Balasan