HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Perampokan Sadis di Boyolali, Bocah 6 Tahun Tewas Dibacok

BOYOLALI | HARIAN7.COM – Warga Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Boyolali, diguncang peristiwa berdarah. Aksi perampokan brutal yang terjadi Kamis (29/1/2026) sore itu merenggut nyawa seorang bocah perempuan berusia 6 tahun berinisial AO.

Korban tewas di tempat kejadian perkara (TKP) dengan luka akibat senjata tajam. Sementara ibu korban, D (33), mengalami luka bacok di bagian kiri tubuhnya dan kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kepala Desa Pengkol, Suripno, mengatakan peristiwa tragis tersebut pertama kali diketahui warga sekitar pukul 15.30 WIB. Saat kabar menyebar, warga berbondong-bondong mendatangi rumah korban untuk melihat kondisi di lokasi kejadian.

Baca Juga:  Haru dan Bangga Warnai Haflah At Tasyakur SDIT Al Ma’ruf Tegalrejo, Anak Hafal Al-Qur’an, Orang Tua Menitikkan Air Mata

Aparat kepolisian langsung turun tangan. Polisi terlihat berjaga ketat di sekitar rumah korban guna mengamankan TKP. Garis polisi dipasang untuk mencegah warga mendekat ke lokasi peristiwa.

Kapolsek Karanggede AKP S Widodo membenarkan adanya tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang berujung maut.

Baca Juga:  Kisah Haru di Tengah Banjir Kudus, Kapolres Evakuasi Tujuh Kucing Milik Nenek Pengungsi

“Berdasarkan olah TKP sementara, terdapat dua korban. Satu anak meninggal dunia di TKP, sementara ibu kandung korban saat ini dirawat di rumah sakit,” jelas Widodo.

Widodo menambahkan, pihak kepolisian telah mensterilkan TKP dan akan melanjutkan olah tempat kejadian perkara secara mendalam pada Jumat (30/1/2026) pagi.

“Kami masih melakukan pendalaman. Untuk rekan-rekan media, mohon bersabar karena olah TKP lanjutan akan dilakukan besok,” imbuhnya.

Baca Juga:  Tim Forkopinda Bersama BPBD Kabupaten Semarang Lakukan Penyemprotan Disinfektan Hingga Sejauh 20 Kilometer

Berdasarkan keterangan warga setempat, D diketahui tinggal bertiga bersama dua anak perempuannya di rumah tersebut. Sementara sang suami tengah merantau dan bekerja di Singkawang, Kalimantan Barat.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku serta motif di balik perampokan sadis yang merenggut nyawa bocah tak berdosa itu. Warga sekitar berharap pelaku segera tertangkap dan diproses sesuai hukum.(Ria)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!