HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

OTT Perdana 2026, KPK Tangkap Pegawai Pajak Terkait Dugaan Suap Pengurangan Nilai Pajak

JAKARTA | HARIAN7.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, sasaran penindakan adalah pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan. Operasi tersebut diduga berkaitan dengan praktik suap pengurangan nilai pajak.

“Suap terkait pengurangan nilai pajak,” ujar Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (10/1/2026).

Baca Juga:  Polresta Cilacap Gelar Rekonstruksi Kasus Tawuran Dua Kelompok Massa Di Cilacap, Tersangka Baru Terungkap

Fitroh belum mengurai secara detail konstruksi perkara yang tengah ditangani. Namun, ia memastikan OTT dilakukan di Kantor Wilayah DJP Jakarta Utara. Dalam operasi itu, penyidik KPK mengamankan sejumlah pegawai pajak bersama pihak wajib pajak.

“Beberapa pegawai pajak dan beberapa dari pihak WP,” ucap Fitroh.

Penindakan ini menjadi OTT pertama KPK sepanjang 2026. Informasi tersebut dibenarkan pula oleh Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. “Terkonfirmasi, ada kegiatan di lapangan, di wilayah Jakarta,” kata Budi dalam konfirmasi terpisah.

Baca Juga:  Batasi Akses, Kendaraan  Tak Bayar Pajak Dilarang Masuk ke Area Pemkot Bekasi

KPK memiliki waktu maksimal 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang ditangkap. Apakah akan ditetapkan sebagai tersangka atau dilepaskan, akan diputuskan setelah pemeriksaan awal rampung.

Baca Juga:  One Way Nasional, Upaya Polisi Meredam Gelombang Arus Balik

Pada tahun sebelumnya, KPK cukup intens melakukan OTT. Berdasarkan laporan kinerja 2025, lembaga antirasuah mencatat 11 operasi tangkap tangan. Sejumlah pejabat negara ikut terjaring, di antaranya Immanuel Ebenezer Gerungan selaku Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Abdul Wahid selaku Gubernur Riau, serta Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.(Yuanta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Berita Lainya

Tutup
error: Content is protected !!