Jalur Hulu dan Hilir Sementara Tidak Dapat Dilalui KA Akibat Luapan Air
SEMARANG | HARIAN7.COM – KAI Daop 4 Semarang melakukan langkah cepat dalam menangani luapan air yang terjadi pada jalur hulu dan hilir petak jalan Kaliwungu – Kalibodri, tepatnya di jembatan atau Bangunan Hikmat (BH) 111 Km 20+7/8, pada Kamis (15/1) pukul 21.22 WIB.
Setelah Petugas Prasarana melaporkan adanya luapan air yang telah mencapai batas kepala rel di lokasi tersebut, Daop 4 segera menerapkan semboyan 3 pada jalur hulu dan hilir sebagai langkah pengamanan.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif mengatakan bawah pada dua jalur kereta api pada lokasi terdampak, saat ini sudah tertutup luapan air yang mengalir deras.
“Untuk keselamatan, jalur kereta api terpaksa kami tutup dan untuk sementara tidak bisa dilalui kereta api. Sehingga perjalanan KA khususnya yang melewati jalur dari Semarang menuju Jakarta maupun sebaliknya akan terganggu,” ujarnya, Kamis (15/1/2026) malam.
Menurutnya, KAI Daop 4 Semarang terus melakukan pemantauan terhadap situasi ketinggian air di lokasi dan siap melakukan tindakan lanjutan apabila diperlukan.
“Upaya mitigasi dilakukan dengan mengutamakan keselamatan perjalanan kereta api, yang menjadi prioritas utama KAI,” jelasnya.
Luqman menambahkan, KAI Daop 4 Semarang masih terus memantau kondisi di kedua titik tersebut untuk memastikan seluruh perjalanan kereta api tetap berlangsung dengan aman. Keselamatan perjalanan pelanggan dan operasional KA merupakan prioritas utama KAI.
“KAI Daop 4 Semarang memohon maaf kepada pelanggan KA yang mungkin turut terdampak perjalanannya. KAI Daop 4 akan terus menjaga keselamatan perjalanan KA dengan pemantauan dan penanganan secara intensif,” tuturnya.













Tinggalkan Balasan