HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Diduga Kurang Konsentrasi, Mobil Daihatsu Hijet Tabrak Pembatas Jembatan Cengek Salatiga

Laporan: Muhamad Nuraeni

SALATIGA | HARIAN7.COM – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Raya Tingkir–Suruh, tepatnya di Jembatan Cengek, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, Jumat (02/01/2025) sore. Insiden tersebut melibatkan satu unit mobil Daihatsu Hijet bernomor polisi H-1448-YA.

Kendaraan itu dikemudikan Sabani, 55 tahun, warga Krajan, Desa Ketanggi, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang. Tidak ada kendaraan lain yang terlibat dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga:  Inovasi Warga Binaan, Kemenkumham Jateng Raih Penghargaan di Festival Bisnis dan Bazaar UMKM Salatiga

Kasat Lantas Polres Salatiga AKP Darmin melalui Plh Kasi Humas IPDA Sutopo menjelaskan, kecelakaan diduga terjadi akibat pengemudi kurang berkonsentrasi saat melintas di jembatan. Keterangan tersebut diperoleh dari hasil pemeriksaan awal dan olah tempat kejadian perkara.

“Kendaraan melaju dari arah Tingkir menuju Suruh. Saat melintas di jembatan, pengemudi diduga kurang konsentrasi sehingga kehilangan kendali dan kendaraan membentur pembatas pengaman jembatan,” jelasnya.

Baca Juga:  Bus Harapan Jaya Senggol Motor di Ngunut, Satu Tewas Sopir Jadi Tersangka

Akibat kejadian itu, pengemudi mengalami luka memar serta lecet pada tangan dan kaki. Korban kemudian mendapatkan perawatan jalan di RSI Tunas Harapan, Kota Salatiga. Polisi memastikan tidak ada korban meninggal dunia maupun luka berat dalam kecelakaan tersebut.

Kerugian materiil akibat insiden itu ditaksir mencapai Rp5.000.000,- (lima juta rupiah). Petugas Satlantas Polres Salatiga yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan, penandaan lokasi kejadian, serta memastikan kondisi korban di rumah sakit.

Baca Juga:  Bupati Demak Serahkan SK Pensiun ke 34 PNS: “Panjenengan Semua adalah Inspirasi bagi Kami”

Melalui peristiwa ini, Satlantas Polres Salatiga kembali mengingatkan pengguna jalan agar selalu menjaga konsentrasi saat berkendara, terutama ketika melintasi jalur rawan seperti jembatan dan jalan penghubung antarwilayah.

“Kehilangan fokus sesaat dapat berakibat fatal. Keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama,” pungkas Sutopo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!