Pertamina RJBT Mantapkan Dukungan untuk UKW PWI Jateng: Silaturahmi Hangat, Komitmen Menguat
Laporan: Muhamad Nuraeni
SEMARANG | HARIAN7.COM – Aura keseriusan terlihat dalam kunjungan Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (RJBT) ke Gedung Pers Jateng, Selasa 9 Desember 2025. Di tengah dinamika dunia pers, Pertamina kembali menegaskan komitmennya mendukung Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia Jawa Tengah (PWI Jateng).
Bagi Pertamina, UKW bukan sekadar agenda rutin. Program ini dinilai sebagai “program sakral” untuk mengasah kualitas, kapasitas, dan profesionalisme wartawan di daerah. Hal itu disampaikan Area Manager Communication, Relations & Corporate Social Responsibility Regional JBT, Taufiq Kurniawan, dalam sesi silaturahmi tersebut.
Kunjungan itu bukan yang pertama. Taufiq hadir bersama tim—Sr Spv Communication & Relation Risky Diba Avrita serta Jr Officer Communication & Relation Fachrur Rozi—mengukuhkan jalinan komunikasi yang selama ini terbangun dengan PWI Jateng.
Di ruang pertemuan, jajaran pengurus harian PWI Jateng menyambut mereka. Hadir Ketua PWI Jateng Setiawan Hendra Kelana, Wakil Ketua Bidang Organisasi Sunarto, Wakil Ketua Bidang Pendidikan Alkomari, Wakil Ketua Bidang Multimedia Agus Toto Widyatmoko, Sekretaris Achmad Ris Ediyanto beserta wakilnya Bakhtiar Rivai. Jajaran lainnya seperti Ketua Dewan Kehormatan PWI Jateng Amir Machmud NS, Direktur Badan Khusus UKW Widiyartono R, dan Ketua BPUO Aning Karindra Ariyanti ikut mendampingi.
Dalam forum tersebut, Taufiq menyoroti pentingnya pemahaman jurnalis terhadap isu-isu energi agar publik tidak menerima informasi yang keliru.
“Kami mendukung UKW sebagai program sakral untuk memberikan pengetahuan dan wawasan kepada wartawan, khususnya memahami informasi Pertamina secara jernih dan dalam. Beberapa waktu lalu di Pekalongan ada berita tabung gas meledak, tapi kenyataannya tabungnya masih utuh. Lalu istilah kelangkaan stok juga perlu dipahami,” ujarnya.
Ia menambahkan, dengan dukungan PWI dan anggotanya, upaya mengedukasi masyarakat dapat berjalan lebih baik, sekaligus menciptakan suasana yang kondusif.
Memasuki masa Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Taufiq menyebut Jateng berada dalam posisi strategis sebagai daerah wisata. Pertamina, katanya, juga bersiap penuh menyambut periode puncak mobilitas tersebut.
“Kami juga nitip informasi, bahwa Pertamina siaga menghadapi hajat besar Nataru. Semua siaga. Kalau biasanya persiapan periode siaga kami H-15 dan H+15, tapi tahun ini H sebulan dan H+15,” tegasnya.
Disambut Positif PWI Jateng
Dukungan Pertamina disambut hangat oleh Ketua PWI Jateng, Setiawan Hendra Kelana, yang berharap sinergi keduanya makin kuat. Ia bahkan membuka ruang bagi Pertamina untuk terlibat dalam materi UKW, khususnya pada sesi wawancara terjadwal maupun doorstop.
“Bahkan dalam program Orientasi Kewartawanan, kami pun bisa menghadirkan nara sumber dari Pertamina,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Badan Khusus UKW PWI Jateng, Widiyartono R, menyoroti pentingnya kolaborasi agar UKW di Jawa Tengah kembali berjalan. Ia mengungkapkan bahwa selama sekitar satu tahun terakhir, UKW terhenti akibat dualisme kepemimpinan di PWI Pusat.
“Pada 2025 ini UKW belum bisa diselenggarakan karena adanya persoalan internal. Kami berharap ke depan kegiatan ini bisa kembali berjalan dengan dukungan berbagai pihak, termasuk Pertamina,” katanya.
Silaturahmi diakhiri dengan penyerahan cenderamata. Ketua PWI Jateng Setiawan Hendra Kelana menyerahkan piagam penghargaan kepada Pertamina sebagai bentuk apresiasi atas kolaborasi dan dukungan yang sudah terjalin erat selama ini.(*)












Tinggalkan Balasan