HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Perkumpulan P3A Desa Ketanggung Ngawi Gelar Pengurus Baru Periode 2026 – 2029

NGAWI | HARIAN7.COM – Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Sri Makmur Desa Ketanggung menggelar musyawarah reorganisasi kepengurusan untuk periode 2026–2029.

Sekaligus laporan pertanggungjawaban pengurus Tahun periode 2023–2026, yang berlangsung di gedung serba guna Desa Ketanggung , Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Senin (15/12/2025).

Ketua P3A Sri Makmur periode 2023–2026, Slamet mengatakan bahwa masa baktinya bersama jajaran pengurus telah berakhir dan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh anggota apabila selama menjalankan tugas masih terdapat kekurangan dan belum terselesaikan.

Baca Juga:  Seleksi Perangkat Desa Sine Berlangsung Transparan, Dua Peserta Raih Nilai Tertinggi

“Kami mohon maaf apabila dalam pelaksanaan tugas terdapat kesalahan. Siapapun yang terpilih nanti, semoga dapat melanjutkan dan meningkatkan program-program P3A dengan amanah dan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

Menurutnya, Selama masa kepengurusan telah melaksanakan berbagai program pembangunan di antaranya pemadatan jalan usaha tani, pembangunan gorong-gorong saluran irigasi, serta perbaikan akses jalan pertanian.

“Yang anggaran dari iyuran swadaya petani setiap musim panen dan program tersebut dapat dilanjutkan dan dikembangkan oleh pengurus baru agar P3A Sri makmur semakin maju,” jelasnya.

Baca Juga:  Proyek Revitalisasi SDN Tulakan 2 Disorot, Pelaksanaan Lapangan Dinilai Kurang Maksimal

Slamet menambahkan, laporan tentang keuangan selama tiga tahun dengan sisa kas tercatat sebesar Rp5.142.500.

“Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus P3A, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Pemerintah Desa Ketanggung, serta seluruh anggota P3A yang berjumlah sekitar 150 para petani desa ketanggung,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris P3A Budi Santoso menuturkan bahwa selama ini P3A Sri Makmur telah memberikan kontribusi sebeluma kepada desa sebesar Rp6 juta per tahun dan pada periode 2023–2026. Namun, untuk tahun 2025, kontribusi tersebut tidak lagi diberikan.

Baca Juga:  Semarakan HUT Satpam Ke 42, Polres Ngawi Bagikan Paket Sembako

“Kami berharap ada sinergi yang jelas antara P3A, Gapoktan dan Pemerintah Desa agar pertanian Desa Ketanggung benar-benar sukses, maju dan makmur. Transparansi dalam pengelolaan keuangan dan program harus jelas,” pungkasnya. (Budi Santo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Berita Lainya

error: Content is protected !!