HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Fenomena Gerhana Bulan Total Menjadi Sorotan Warga dan Astronom

JAKARTA | HARIAN7.COM – Fenomena astronomi gerhana bulan total (GBT) berhasil menghiasi langit Indonesia, termasuk Jakarta, pada Minggu (7/9/2025) malam. Peristiwa langit langka ini menjadi tontonan warga dan penggemar astronomi yang sejak awal malam sudah menanti.

Observatorium Bosscha mencatat fase gerhana sebagian mulai berlangsung pada pukul 23.49 WIB. Puncaknya terjadi pada pukul 00.41 WIB, ketika Bulan sepenuhnya masuk ke dalam bayangan inti (umbra) Bumi. Gerhana berakhir pada pukul 01.51 WIB.

Baca Juga:  "Alunan Dangdut 'Sekti' Iringi Unjuk Rasa 500 Karyawan PT SCI di Depan Kantor DPRD Salatiga, Tuntut UMK Naik 10 Persen

“Prosesnya berlangsung cukup lama dan bisa diamati jelas dari berbagai daerah dengan cuaca cerah,” tulis keterangan resmi observatorium yang menyiarkan langsung fenomena ini melalui kanal Youtube.

Baca Juga:  Aksi Brutal di Jalan Rajawali: Polisi Tangkap Enam Remaja Pengeroyok Korban dengan Senjata Tajam

Gerhana Bulan Total terjadi ketika Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam satu garis lurus. Bulan yang berada di belakang Bumi sepenuhnya tertutup bayangan sehingga memunculkan efek warna kemerahan yang kerap disebut blood moon.

Fenomena alam ini tidak berbahaya dan dapat disaksikan dengan mata telanjang tanpa alat bantu. Tak heran, gerhana bulan kali ini menjadi atraksi langit yang ditunggu-tunggu masyarakat maupun astronom di tanah air.(Sia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!