HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Program Pesantren Sahabat Lalu Lintas, Santri Tertib, Jalanan Makin Berkah

JAKARTA | HARIAN7. COM – Program Pesantren Sahabat Lalu Lintas yang diinisiasi oleh Kakorlantas Polri, Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H, M.Hum, mendapat sambutan luar biasa dari berbagai pondok pesantren. Program ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran dan kepatuhan berlalu lintas di kalangan santri agar mereka bisa menjadi contoh dalam disiplin berkendara.

Baca Juga:  Dua Narapidana Rutan Salatiga Jalani Asimilasi Diumah, Ini Penjelasan Andri Lesmano

“Kami telah menginstruksikan seluruh polisi lalu lintas untuk berkolaborasi dengan pesantren dalam mengkampanyekan pentingnya tertib berlalu lintas. Santri, sebagai generasi muda yang taat beribadah, diharapkan dapat menjadi contoh dalam ketaatan berlalu lintas,” ujar Irjen Agus.

Baca Juga:  Cegah Kenakalan Remaja Serta Penyalahgunaan Narkoba, Polsek Muntilan Bersama BNN Kabupaten Magelang Gelar Pembinaan dan Penyuluhan Kepada Pelajar SMK Pangudi Luhur Muntilan

Program ini melibatkan polisi lalu lintas yang secara aktif memberikan edukasi kepada santri tentang keselamatan dan aturan berkendara yang baik. Harapannya, hal ini tidak hanya bermanfaat bagi santri, tetapi juga berdampak positif bagi masyarakat sekitar pesantren.

Baca Juga:  Barantin, Pilar Strategis Menuju Swasembada Pangan Nasional

Dukungan juga datang dari KH Nawawi Maksum, salah satu tokoh penting di dunia pesantren. Menurutnya, selain belajar ilmu agama, santri juga perlu memahami pentingnya keselamatan di jalan raya. Ia menilai, Pesantren Sahabat Lalu Lintas adalah langkah yang tepat untuk meningkatkan pemahaman santri tentang aturan berkendara yang aman.

Baca Juga:  Menko AHY Tinjau Kesiapan Sekolah Rakyat Sentra Antasena di Magelang

“Di Pondok Pesantren Nurut Taqwa Bondowoso, Jawa Timur, kegiatan ini mendapat sambutan luar biasa. Santri merasa sangat terbantu untuk memahami bagaimana cara berkendara yang aman dan sesuai dengan aturan,” ungkap Kiai Nawawi. Ia juga menyebutkan bahwa banyak pesantren lain yang ikut berpartisipasi dalam sosialisasi keselamatan berlalu lintas.

Baca Juga:  Bersih-Bersih Menjelang Ramadhan: Polres Semarang Ungkap Kasus-Kasus Menonjol

Kiai Nawawi berharap para santri yang sehari-hari menggunakan kendaraan bermotor lebih patuh terhadap aturan, seperti mengenakan helm dan tidak berkendara ugal-ugalan. Dengan begitu, mereka bisa menjadi contoh bagi masyarakat sekitar.

Baca Juga:  Buffet 80 Menu Nusantara, Strategi Ramadhan Laras Asri Salatiga Gaet Pasar Bukber

Para ulama pun sejalan dengan program ini, karena tertib berlalu lintas merupakan bentuk ketaatan terhadap aturan serta upaya menjaga keselamatan diri dan orang lain, yang juga diajarkan dalam Islam. Menurut Kiai Nawawi, program ini tidak hanya bermanfaat untuk keselamatan di jalan, tetapi juga dalam membentuk karakter santri di kehidupan sehari-hari.

Baca Juga:  PPKM Darurat, Forkopimda Kota Salatiga Gelar Sidak Sasar Sejumlah Perusahaan, Ini Hasilnya..

Sebagai bagian dari peluncuran program ini, Irjen Pol Agus Suryonugroho menyerahkan bantuan berupa sarung, peci, dan mukena kepada Pondok Pesantren Nurut Taqwa yang dipimpin oleh KH Nawawi. Bantuan ini diberikan dalam acara Rapat Koordinasi (Rakor) Samsat seluruh Indonesia di Surabaya pada Selasa, 25 Februari 2025, dan disaksikan oleh para Dirlantas se-Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!