HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

HPN 2025, Prabowo: Pers Harus Waspada Hoaks dan Intervensi Modal Besar

JAKARTA | HARIAN7.COM – Pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-79, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyoroti peran strategis pers dalam menjaga demokrasi dan keutuhan bangsa. Dalam pidatonya, ia menegaskan bahwa kebebasan pers harus diiringi dengan tanggung jawab yang besar, terutama di era digital yang penuh dengan ancaman hoaks dan ujaran kebencian.

Baca Juga:  Resahkan Warga dengan Pelemparan Batu, Dua Pemuda Asal Sukoharjo Ditangkap Tim Sparta

Prabowo mengapresiasi dedikasi insan pers dalam menyampaikan informasi yang akurat dan kredibel kepada masyarakat. “Selama delapan dekade ini, Pers Indonesia telah menjadi pilar penting dalam kehidupan demokrasi, menyuarakan kebenaran, dan memberikan informasi yang akurat,” ujarnya.

Baca Juga:  11 WNA Diamankan di Pemalang, Diduga Langgar Ketertiban Umum

Namun, di tengah arus informasi yang semakin cepat, Presiden mengingatkan agar pers tetap waspada terhadap penyebaran berita bohong serta upaya adu domba yang bisa memecah belah bangsa. “Kita harus waspada terhadap berita hoaks, ujaran kebencian, serta penyebaran ketidakpercayaan yang dapat merusak tatanan sosial,” tegasnya.

Baca Juga:  Guru Sebagai Konselor: SDIT Nidaul Hikmah Gelar Pelatihan Penguatan Karakter Siswa

Selain itu, Prabowo menyoroti adanya pihak-pihak dengan kepentingan tertentu yang mencoba mengendalikan opini publik melalui kekuatan modal besar. Ia mengingatkan agar pers tetap independen dan tidak mudah dipengaruhi oleh kepentingan bisnis atau politik yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan.

Baca Juga:  Anak Bos Toko Roti Ditangkap di Sukabumi: Kasus Penganiayaan Brutal Terkuak

“Pers Indonesia harus selalu mengutamakan kepentingan bangsa dan rakyat. Jangan sampai kita terjebak dalam upaya pengendalian pemikiran melalui kekuatan modal yang besar,” tambahnya.

Baca Juga:  Puluhan Orang Alami Keracunan Usai Hajatan Pernikahan di Solo, Penyebab Belum Teridentifikasi

Sebagai penutup, Prabowo menegaskan harapannya agar pers tetap berpegang pada nilai-nilai Pancasila dan berperan aktif dalam membangun bangsa. “Saya percaya pers Indonesia akan selalu setia pada cita-cita pendiri bangsa. Pers harus menjadi bagian dari solusi, bukan sumber perpecahan,” pungkasnya.

Baca Juga:  KPK Belum Tetapkan Tersangka Kasus Haji Era Yaqut: Bukti Masih Dicari, HAM Jadi Pertimbangan

HPN 2025 menjadi momentum refleksi bagi dunia jurnalistik di Indonesia: bagaimana pers dapat menjaga keseimbangan antara kebebasan berekspresi dan tanggung jawab dalam menghadirkan informasi yang benar, membangun, dan menyejukkan.(Ain)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Berita Lainya

error: Content is protected !!