HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Sepekan Menuju Pilkada Grobogan 2024: Bambang-Catur Unggul, Politik Uang Mulai Ditinggalkan

Laporan: Awang

GROBOGAN | HARIAN7.COM – Dengan Pilkada Grobogan 2024 semakin mendekat, survei terbaru dari Indopol menunjukkan dinamika yang menarik antara dua pasangan calon, Bambang Pujiyanto-Catur Sugeng Susanto (Bambang-Catur) dan Setyo Hadi-Sugeng Prasetyo (Hadi-Sugeng).

Baca Juga:  Wajah Baru Transportasi Salatiga: Terminal Tingkir yang Kian Teratur, Wangi, dan Mulai Menyapa Kelompok Difabel

Hasil survei yang dilakukan pada 13-17 November 2024 mengungkap bahwa pasangan Bambang-Catur masih memimpin dengan elektabilitas 59,5 persen, sementara Hadi-Sugeng memperoleh 37,5 persen. Meski demikian, 3 persen masyarakat masih belum menentukan pilihan.

Baca Juga:  Ridwan Hisjam: "Munas Golkar 2019, Airlangga Bakal Nabrak UU Jika Tidak Mengantongi Izin Tertulis Dari Jokowi"

Menurut Direktur Eksekutif Indopol, Ratno Sulistyanto, tren elektabilitas kedua pasangan menunjukkan dinamika yang signifikan. Pada September, Bambang-Catur unggul dengan selisih 50,67 persen, namun di Oktober selisih tersebut menyempit menjadi 11,5 persen. Kini, di November, jarak kembali melebar menjadi 22 persen.

Baca Juga:  Kebijakan Kendaraan Listrik di Era Pemerintahan Baru: Harapan Produsen Otomotif dan Tantangan Stabilitas Investasi

Sebaran Daerah Pemilihan

Berdasarkan daerah pemilihan (Dapil), pasangan Bambang-Catur unggul di seluruh wilayah. Selisih elektabilitas tertinggi terlihat di Dapil 5 (31,3 persen) dan Dapil 4 (30,3 persen). Namun, jumlah pemilih yang belum menentukan pilihan paling banyak berada di Dapil 2, sebesar 5,8 persen.

Baca Juga:  Jateng Gaspol Dukung Swasembada Pangan: Gubernur Luthfi Tanam Jagung Bareng Kapolri di Grobogan

Hasil survei juga mencatat perilaku pemilih yang menarik. Sebanyak 81,5 persen masyarakat menyatakan pilihannya tidak akan berubah meskipun tidak mendapat uang atau barang dari calon tertentu. Pemilih Bambang-Catur tercatat lebih konsisten (83,75 persen) dibandingkan pemilih Hadi-Sugeng (82,22 persen).

Baca Juga:  Selama Ramadhan, Tempat Hiburan Malam di Kabupaten Semarang Wajib Tutup, Usaha Pariwisata Tetap Berjalan

Namun, sekitar 17 persen pemilih menyatakan akan mendukung calon yang pertama kali memberi sesuatu, dan 11,33 persen lainnya memilih kandidat yang memberikan lebih banyak. Selain itu, 48,17 persen pemilih tetap akan menerima pemberian dari semua kandidat, meskipun tidak memengaruhi pilihannya.

Baca Juga:  Tiga Orang Tewas dan Dua Luka-Luka Dalam Kebakaran Sumur Minyak di Blora

Metodologi Survei

Survei ini melibatkan 600 responden yang dipilih dengan metode multistage random sampling. Margin of error diperkirakan ±4 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Wawancara dilakukan secara langsung antara 13-17 November 2024, memastikan hasil mencerminkan dinamika pilihan masyarakat Grobogan.

Baca Juga:  Harga Emas Antam Anjlok: Saatnya Beli atau Waspada?

Analisis Akhir

Dengan hasil survei ini, pasangan Bambang-Catur berada dalam posisi yang cukup kuat. Namun, dinamika politik menjelang hari pemungutan suara tetap bisa memengaruhi hasil akhir, terutama dengan masih adanya masyarakat yang belum menentukan pilihan. Hasil survei ini juga menyoroti kesadaran masyarakat Grobogan yang cenderung menolak politik transaksional, menjadi sinyal positif bagi kualitas demokrasi di daerah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!