HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Tri Harso Widhrahmanto Ajak Masyarakat Banjarnegara Budayakan Malu Miskin

 

Istimewa

Laporan: Iwan Setiawan


BANJARNEGARA, harian7.com – Dalam rapat koordinasi tim penanggulangan kemiskinan daerah, Pj Bupati Banjarnegara Tri Harso Widhrahmanto berpesan kepada masyarakat Banjarnegara untuk membudayakan malu miskin. Penegasan Bupati tersebut disampaikan di Pendapa Dipayudha, Selasa (28/06/2022) kemarin.

Tri Harso juga berharap semua pihak untuk bersinergi dan berkolaborasi menanggulangi masalah kemiskinan dengan memaksimalkan anggaraan yang ada. Baik dari APBD, APBN, Baznas, CSR dan sumber-sumber lainnya.

Baca Juga:  Petani Banjarnegara Panen Raya Padi Pahisa Seed, Pemerintah Jamin Harga Gabah Setabil, Bansos Belum Turun Berebut Untuk Gepyok

“Saya sampaikan kepada kades dan camat, mari budayakan malu miskin. Marilah sampaikan data-data yang valid, dan update tentang kondisi dan angka kemiskinan di desa dan lingkungan masing-masing,” himbau Tri Harso.

“Keterlibatan stake holder sangat penting. Dengan adanya program1 OPD mendampingi 1 desa dampingan, kita sinergi dan kolaborasi terus untuk mengurangi kantong-kantong kemiskinan ekstrem di desa,” imbuhnya.

Baca Juga:  Empat Hari Tidak Pulang Arif Hidayatuloh di Cari Keluarga, "Walaupun dia tidak punya ayah ibu sudah seperti anak kami"

Pj Bupati prihatin, melihat kondisi angka kemiskinan di Banjarnegara mencapai 16,23% sedang untuk Jawa Tengah rata-rata 11 %. Apalagi ada juga di dalamnya angka kemiskina ekstrem 7,8 persen, dan Banjarnegara menduduki peringkat 31 di Jawa Tengah.

Namun begitu, Pemkab Banjarnegara terus beruapaya menangani masalah kemiskinan dengan berbagai strategi pembangunan yang berpihak kepada warga miskin.

Baca Juga:  Satkamling Desa Kaliwinasuh Banjarnegara Dinilai TIM Lomba Satkamling Tingkat Polda Jateng

Antara lain dengan gelontoran dana sebesar Rp. 510,89 miliar yang digunakan untuk berbagai jaminan dan bantuan sosial serta jaminan kesehatan masyarakat.

Selain itu juga dana Rp 40,89 milar untuk meningkatkan pendapatan masyarakat, bantuan bibit, dan peningkatan SDM.

Kemudian untuk mengurangi kantong-kantong kemiskinan Pemkab mengucurkan Rp 455,42 M untuk sarana prasarana infrastruktur, jalan, jembatan, jamban warga, dan RLTH.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!