HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Flora Wisata Deswita Banyukuning Tawarkan Konsep Garden dan Fun Education, Penasaran.. Sambangi Yuk?

TAMAN BATU- Sejumlah pengusaha agen dan biro wisata se Jawa-Bali menggelar acara famtrip mengunjungi Florawisata Deswita Banyukuning di Desa Banyukuning, Kecamatan Bandungan, Kab. Semarang, Jawa Tengah.  

Laporan: Fera Marita

BANDUNGAN,featureharian7.com – Bandungan adalah salah satu kota Kecamatan di Kabupaten Semarang yang menjadi jujugan para pelancong. Selain berhawa sejuk, kota yang berada di lereng Gunung Ungaran itu memiliki sejumlah tempat wisata ikonik dan juga banyak fasilitas hiburan. 

Salah satu tempat wisata paling gres di Bandungan yang sudah menyedot perhatian banyak pelancong adalah Florawisata Deswita Banyukuning.

Flora Wisata Deswita Banyukuning adalah tempat wisata tematik dengan luas lahan 7,5 hektar yang berada di Desa Banyukuning, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang. Wisata tersebut memiliki konsep garden dan fun education. Sejumlah wahana wisata yang dibangun seperti wahana petualangan jip tour dan berkuda, camping ground, wahana play ground, botanic garden, perkebunan anggur, peternakan.

“Flora Wisata Deswita Banyukuning adalah tempat wisata tematik, jadi ketika berwisata kesini tidak hanya memberikan kesan perjalanan wisata saja, kami juga memberikan pengalaman berwisata,” ungkap Direktur Operasional Florawisata Banyukuning, Pristyono Hartanto, kepada harian7.com, Rabu (23/3/2022) kemarin dalam kegiatan famtrip yang diikuti sejumlah agen travel se Jawa-Bali. 

Baca Juga:  Ratusan Warga Padati Haul Tumenggung Mayang, Sang Cikal Bakal Dusun Kebonan

Ditambahkan Pristyono, florawisata Deswita Banyukuning ini memiliki sejumlah wahana seperti taman bunga yang berisi berbagai jenis bunga dan tanaman, termasuk ada tanaman langka. Selain itu ada wahana play ground yang penuh petualangan, petting zoo yang dilengkapi dengan tour berkuda keliling desa dan jip tour untuk menikmati sensasi menjadi offroader berkeliling dijalur berlumpur menyusuri perkebunan. Bagi penggemar buah dan sayur dapat menikmati sensasi petik buah anggur dan sayuran di Botanic Garden. 

Wisatawan juga dapat berbelanja sayur dan buah dengan harga langsung dari petani di pasar Agropolitan. Penggemar foto selfie juga dapat sepuasnya berfoto, apalagi pemandangan pegunungan Merbab, Sindoro-Sumbing dan Pegunungan Ungara mengelilingi lokasi wisata yang berada di lembah ini.

“Wisata Tematik di tempat kami cukup lengkap. Untuk scientific tour dimana, wisatawan dapat belajar menanam bunga, sayuran dan buah di Botanic Garden dan ada juga plantation tour di wahana hutan tropis dan aviary zookafe. Bahkan wisatawan dapat menikmati membuat kerajinan gerabah, bamboo dalam art and craft tour. Adventure Tour Jip dan berkuda menjadi pelengkap dalam berwisata di sini,” ungkapnya.

Baca Juga:  Doa Bangun Tidur

Manager Operasional Florawisata Banyukuning, Ir. Budi Satriyo menambahkan, di dalam Florawisata Banyukuning juga terdapat resto utama berbentuk piramida emas yang menjadi ikon utama. Bangunan semi permanen berkapasitas 300 orang dapat dimanfaatkan untuk gedung pertemuan dan dapat dipakai untuk event pernikahan atau event lainya.

“Ada juga kios UMKM yang dikelola warga yang menyediakan oleh-oleh dan makanan ringan dan minuman khas Bandungan serta kerajinan souvenir,” imbuhnya. 

Budi Satriyo mengatakan, menyambut libur lebaran 2022 ini Florawisata Banyukuning akan mulai beroperasi pada H+3 Lebaran gratis selama seminggu. Setelah satu minggu digratiskan, pengunjung  akan diberikan diskon khusus sampai soft opening pada 30 Mei 2022 mendatang.

“Selama seminggu mulai dari H+2 lebaran gratis, hanya bayar parkirnya saja. Tentu kami juga mengingatkan tetap patuhi protocol kesehatan cegah Covid-19,” kata Budi.

Baca Juga:  Gelar Sedekah Dusun dan Haul Tumenggung Mayang, Warga Kebonan Berharap Wong Jawa Ojo Nganti Ilang Jawane

Menurut Budi, Florawisata Banyukuning sangat ramah wisatawan, sebab seluruh jalur dibuat datar dan tidak berundak. Sehingga orang lanjut usia dan kaum difable atau berkebutuhan khusus dapat berwisata dengan nyaman. Ditambahkan Budi, saat ini pihaknya baru membuka kawasan wisata seluas 3,5 hektar dari total seluas 7,5 hektar.

“Kami membangun wisata secara bertahap. Tahap pertama seluas 3,5 hektar yakni taman bunga, taman batu, resto, kios UMKM, botanic garden, play ground dan petting zoo. Insha Allah setelah opening kami kebut lagi untuk Aviary Zookafe, Camping Ground dan Cottage serta Pasar Agropolitan,” kata dia.

Sementara itu Ketua Insan Pariwisata Indonesia (IPI) Kang Tito mengatakan, bahwa saat ini tingkat kunungan wisatawa bergeser dari sebelumnya tujuan spot foto selfie saat ini tujuan wisata cenderung ke tempat wisata tematik.

“Konsepnya (Florawisata Deswita Banyukuning) bagus, keren, original konsep. Wisata tematik memang mulai ngetrend lagi,” imbuh Kang Tito yang diamini Ketua Dewan Promosi Pariwisata Kabupaten Semarang, Nanang Ali usai berkunjung bersama sejumlah  pengusaha agen dan travel se Jawa-Bali.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!