SALATIGA, HARIAN7.COM – Kecelakaan lalu lintas melibatkan mobil Honda Brio dan sepeda motor Honda Scoopy terjadi di Simpang Empat Klampeyan, Kelurahan Cebongan, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, Minggu (8/11/2026) pagi. Akibat kejadian tersebut, seorang pengendara sepeda motor mengalami luka dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Kasat Lantas Polres Salatiga AKP Henry Sulistyanta membenarkan kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 10.30 WIB tersebut.

“Petugas telah melakukan pengecekan di lokasi kejadian serta memastikan korban mendapatkan penanganan medis,” ujar Henry.

Kecelakaan terjadi di Jalan Pertapaan Gedono, tepatnya di persimpangan empat Klampeyan.

Peristiwa tersebut melibatkan mobil Honda Brio bernomor polisi H 1937 MQ yang dikemudikan D (40), warga Kota Semarang, dan sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi H 6772 AFC yang dikendarai MAS (26), warga Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga.

Akibat benturan tersebut, MAS mengalami luka pada bagian kaki. Korban dalam kondisi sadar dan mendapatkan perawatan medis di RSI Tunas Harapan Kota Salatiga.

Berdasarkan keterangan awal, kecelakaan bermula ketika mobil Honda Brio melaju dari arah Klampeyan menuju Jalan Pertapaan Gedono.

Sesampainya di persimpangan, pengemudi mobil bermaksud menyeberang menuju arah Noborejo.

Namun, pada saat bersamaan, sepeda motor Honda Scoopy melaju dari arah Jalan Soekarno Hatta menuju Sugihwaras.

Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindari.

Petugas Satlantas Polres Salatiga yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan mengecek kondisi korban di rumah sakit.

Henry mengingatkan para pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika melintasi persimpangan.

“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, khususnya ketika melintasi persimpangan, serta memastikan kondisi arus lalu lintas aman sebelum menyeberang atau berbelok,” katanya.

Ia juga meminta pengendara mengurangi kecepatan saat mendekati persimpangan dan memberikan prioritas kepada pengguna jalan sesuai aturan lalu lintas.

“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Jangan terburu-buru saat berkendara, perhatikan kondisi sekitar dan pastikan aman sebelum melakukan manuver agar terhindar dari kecelakaan,” pungkas Henry.