BOYOLALI,HARIAN7.COM – Bupati Boyolali Agus Irawan mengajak para santri tidak hanya memperkuat pemahaman agama, tetapi juga mengambil peran nyata dalam pembangunan bangsa.
Menurut Agus, pendidikan pesantren memiliki peran penting dalam mencetak generasi penerus yang berkarakter kuat dan berakhlak mulia.
Pesan tersebut disampaikan Agus saat menghadiri pengajian akbar bertajuk Boyolali Bersholawat dalam rangka puncak peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Lapangan Desa Beji, Kecamatan Andong, Boyolali, Jumat (30/10/2026) malam.
Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Boyolali bekerja sama dengan sejumlah organisasi kemasyarakatan, termasuk Nahdlatul Ulama (NU), GP Ansor, dan Banser Boyolali itu dihadiri ribuan santri dari berbagai pondok pesantren serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Agus mengapresiasi masyarakat Boyolali yang telah menjadikan pondok pesantren sebagai salah satu pilihan utama pendidikan bagi putra-putrinya.
Ia menilai, keputusan tersebut merupakan langkah tepat untuk membentuk generasi yang memiliki karakter kuat serta berakhlakul karimah.
Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Boyolali Eko Sumadi mengatakan, pengajian akbar tersebut menghadirkan KH Abdul Wahid Munawir dari Nogosari.
Acara juga dimeriahkan dengan penampilan Hadroh Saktah, Cak Fandi, dan Hasantoyss Aftershine.
Sejumlah pejabat utama Pemerintah Kabupaten Boyolali, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta Kepala Kantor Kementerian Agama Boyolali turut menghadiri kegiatan tersebut.
Eko mengatakan, GP Ansor Boyolali bersama sekretaris dan sejumlah anggotanya ikut hadir. Sementara Banser Boyolali bertugas membantu pengamanan selama kegiatan berlangsung.
Ia berharap momentum Hari Santri Nasional dapat mendorong para santri memberikan kontribusi nyata bagi bangsa tanpa meninggalkan nilai-nilai agama.
“Harapan kami semoga para santri dapat memberikan kontribusi nyata pada bangsa dan tentunya tetap berpegang teguh pada ajaran agama. Zaman sekarang penguatan agama melalui pendidikan, baik pesantren maupun sekolah, sangat penting,” ujar Eko.
Suasana pengajian juga berlangsung meriah ketika Agus Irawan mengajukan sejumlah pertanyaan kepada para santri.
Beberapa santri tampak berlarian naik ke atas panggung untuk menjawab pertanyaan Bupati. Jawaban yang disampaikan dengan selingan humor itu mengundang tawa para pengunjung.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Boyolali juga memberikan penghargaan kepada sejumlah pondok pesantren sebagai bagian dari rangkaian puncak peringatan Hari Santri Nasional 2026.









Tinggalkan Balasan