DEPOK | HARIAN7.COM – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait banjir yang sempat menggenangi kawasan SMP Negeri 2 Depok.
Tim Satuan Tugas (Satsatgas) Sumber Daya Air (SDA) DPUPR Kota Depok langsung diterjunkan ke lokasi untuk membersihkan dan mengangkut tumpukan sedimentasi lumpur serta sampah yang menyumbat saluran air di area tersebut.
Kepala DPUPR Kota Depok, Yodi Joko Bintoro, membenarkan penanganan cepat yang dilakukan jajarannya setelah menerima aduan dari pihak sekolah dan warga sekitar.
”Kami langsung merespons begitu menerima laporan terkait genangan air di SMPN 2 Depok. Satgas SDA sudah berada di lapangan untuk mengangkat endapan sedimentasi dan sampah yang menumpuk di gorong-gorong,” ujar Yodi saat dikonfirmasi, Rabu (28/10/2026).
Yodi menjelaskan, penumpukan sedimentasi dan material sampah di dalam drainase menjadi salah satu pemicu utama tersumbatnya aliran air saat hujan deras melanda. Kondisi ini membuat kapasitas penampungan air berkurang sehingga meluap ke area sekolah.
Sebagai langkah antisipasi berulang, DPUPR Depok kini tengah mengintensifkan pengerjaan normalisasi di sepanjang jalur saluran air sekitar lokasi.
”Normalisasi ini kami lakukan secara menyeluruh guna memastikan debit aliran air dapat lancar kembali. Hal ini sangat krusial mengingat saat ini wilayah Depok sudah mulai memasuki puncak musim hujan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Yodi mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat dan pihak sekolah untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke saluran pembuangan.
Pihak DPUPR Depok juga terus bersiaga 24 jam dan meningkatkan pemantauan di sejumlah titik rawan banjir di seluruh wilayah Kota Depok selama musim penghujan berlangsung.









Tinggalkan Balasan