Laporan: Muhamad Nuraeni

SALATIGA | HARIAN7.COM – Keluhan warga soal aksi balap liar dan penggunaan knalpot brong pada malam akhir pekan menjadi salah satu aspirasi yang disampaikan kepada polisi dalam kegiatan Sholat Jumat Keliling Polres Salatiga, Jumat (9/10/2026).

Menanggapi keluhan tersebut, Polsek Sidomukti berencana meningkatkan patroli Blue Light pada jam-jam rawan serta berkoordinasi dengan Satuan Lalu Lintas Polres Salatiga untuk menindak pelanggaran lalu lintas, termasuk balap liar yang membahayakan pengguna jalan.

Aspirasi itu disampaikan pengurus Masjid PPI Al Azhariyyah, Jalan Hasanudin, Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga. Masalah balap liar dan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis dinilai mengganggu ketertiban serta kenyamanan masyarakat, khususnya pada malam akhir pekan.

Kapolsek Sidomukti AKP Wahyono, S.Pd., mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti masukan tersebut melalui peningkatan patroli dan koordinasi dengan satuan terkait.

Selain melakukan penindakan terhadap pelanggaran, polisi juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

Keluhan warga tersebut mengemuka dalam kegiatan Sholat Jumat Keliling yang digelar Polres Salatiga bersama seluruh pejabat utama (PJU) dan kapolsek jajaran di sejumlah masjid di Kota Salatiga.

Di Masjid PPI Al Azhariyyah, kegiatan yang berlangsung mulai pukul 11.30 WIB itu diikuti AKP Wahyono bersama Kanit Binmas, Bhabinkamtibmas Kelurahan Mangunsari, personel piket fungsi Polsek Sidomukti, serta masyarakat dan jamaah setempat.

Sholat Jumat dipimpin KH Habiburohmah, Ketua Yayasan Al Azhariyyah, sebagai khatib sekaligus imam. Sementara itu, muazin dijabat Mahmudi, pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Azhariyyah.

Seusai ibadah, polisi melanjutkan kegiatan dengan bersilaturahmi bersama pengurus masjid dan jamaah. Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk mendengarkan aspirasi, menerima keluhan, serta menggali informasi mengenai kondisi keamanan di lingkungan masyarakat.

Melalui dialog langsung itu, warga diharapkan dapat menyampaikan persoalan yang membutuhkan perhatian kepolisian tanpa harus menunggu terjadinya gangguan keamanan.

Sosialisasikan Layanan 110

Dalam kesempatan yang sama, personel Polsek Sidomukti menyosialisasikan layanan Call Center Polri 110 kepada pengurus masjid dan jamaah.

Layanan tersebut dapat digunakan masyarakat untuk melaporkan gangguan keamanan atau meminta bantuan kepolisian ketika menghadapi situasi yang membutuhkan penanganan segera.

Polisi juga mengajak masyarakat memperkuat kebersamaan dan kerukunan melalui kegiatan keagamaan. Salah satunya dengan mengikuti doa dan dzikir bersama yang rutin dilaksanakan setiap Kamis Pahing di Masjid Al Azhariyyah.

Kapolres Salatiga AKBP Jonathan David Harianthono mengatakan, Sholat Jumat Keliling merupakan bagian dari komitmen Polri untuk mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus membangun kepercayaan publik.

“Melalui kegiatan Sholat Jumat Keliling, kami ingin hadir tidak hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra dan sahabat masyarakat. Kami ingin membangun komunikasi yang baik dengan para tokoh agama, pengurus masjid, serta seluruh elemen masyarakat agar bersama-sama menjaga Kota Salatiga tetap aman, damai, dan kondusif,” kata Jonathan.

Menurut dia, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Karena itu, jajaran Polres Salatiga didorong untuk terus membuka ruang komunikasi, mendengarkan aspirasi warga, dan merespons potensi gangguan keamanan secara cepat dan tepat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan informasi, masukan, maupun keluhan terkait keamanan di lingkungannya. Apabila mengetahui adanya gangguan kamtibmas atau membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat memanfaatkan Call Center Polri 110. Sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi kunci penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman,” ujarnya.

Jonathan menambahkan, kegiatan Sholat Jumat Keliling akan terus dilaksanakan oleh seluruh jajaran sebagai bentuk pelayanan kepolisian yang humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Salatiga berharap komunikasi antara polisi dan warga semakin terbuka sehingga potensi gangguan keamanan dapat diketahui sejak dini dan ditangani dengan tepat.