Pewarta : Rusmono|Kaperwil Jateng
CILACAP | HARIAN7. COM – Krisis air bersih akibat kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Cilacap mendapat respon cepat dari TNI. Kodim 0703/Cilacap mendistribusikan sebanyak 20 ribu liter air bersih untuk warga Desa Brani, Kecamatan Maos, Kabupaten Cilacap, Kamis (08/10/2026).
Pendistribusian air bersih dari Kodim 0703/Cilacap melalui melalui Koramil 07/Maos dipimpin langsung Dandim 0703/Cilacap, Letkol Inf. Aryudha Sakti bersama anggota Babinsa dan personel Koramil 07/Maos menggunakan 4 unit mobil tangki dengan kapasitas 1 tangki 5 ribu liter.
Dandim 0703/Cilacap, Letkol Inf. Aryudha Sakti mengatakan, bahwa bakti sosial ini merupakan wujud kepedulian TNI kepada masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih.
“Kemarau panjang tahun ini cukup ekstrem, banyak sumur warga yang kering, termasuk di Desa Brani ini. Begitu mendapat laporan dari Babinsa di lapangan, kami langsung bergerak mendistribusikan 20 ribu liter air bersih. Ini adalah tahap awal, jika masih kurang kami akan terus suplai,” ujar Dandim.
Air bersih tersebut didistribusikan kepada warga di wilayah RW 02, meliputi RT 01, RT 02, RT 03 dan RT 04, serta wilayah RW 01, meliputi RT 01, RT 03, RT 04 dan RT 05 Desa Brani.
“Kehadiran Kodim 0703/Cilacap di tengah masyarakat diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan warga, khususnya dalam pemenuhan air bersih untuk keperluan sehari-hari,” kata Dandim.
Salah satu warga, Sumarto (45), mengaku bersyukur dengan adanya bantuan tersebut. Selama kemarau, ia harus membeli air bersih seharga Rp 150 ribu per tangki kecil atau berjalan jauh ke desa tetangga.
“Alhamdulillah dapat bantuan air bersih gratis dari Koramil dan Kodim. Sangat membantu, Pak. Kalau tidak ada bantuan, kami bingung mau mandi dan masak pakai air apa,” tuturnya.
Melalui kegiatan bakti sosial penyaluran bantuan air bersih ini Kodim 0703/Cilacap terus menunjukkan kepedulian terhadap kondisi masyarakat di wilayah binaannya, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. (*)









Tinggalkan Balasan