Pewarta : Rusmono|Kaperwil Jateng

CILACAP | HARIAN7.COM – Atasi musim kemarau berkepanjangan yang mengakibatkan krisis air bersih di beberapa wilayah, Kejaksaan Negeri (Kejari) Cilacap bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap salurkan 4 tangki air bersih ke daerah yang mengalami kekeringan, salah satunya Dusun Bugel, Desa Bojong, Kecamatan Kawunganten, Rabu (09/09/2026).

Pendistribusian air bersih ini sebagai wujud nyata kepedulian sosial Kejari dalam rangka memperingati Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81.

Hadir dalam acara tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Cilacap, Dr. Muhammad Irfan Jaya, S.H., M.H, Kepala BPBD Kabupaten Cilacap Taryo, S.Sos., M.Si, Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Cilacap, Ny. Rini Irfan Jaya, dan para Kepala Seksi serta pejabat struktural lainnya dari Kejari Cilacap serta pengurus IAD.

Air bersih didistribusikan ke empat titik lokasi kritis, yakni RT 01 RW 09, RT 03 RW 09, RT 05 RW 09, dan RT 01 RW 10 di Dusun Bugel, Desa Bojong, Kecamatan Kawunganten, Cilacap. Penyaluran bantuan berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Kepala Kejaksaan Negeri Cilacap, Dr. Muhammad Irfan Jaya,  S.H., M.H, menyatakan, bahwa bantuan ini merupakan bentuk empati institusi penegak hukum terhadap kesulitan dasar yang dihadapi rakyat. “Kemarau panjang tahun ini berdampak luas, namun keterbatasan anggaran dan tenaga membuat bantuan belum bisa menjangkau seluruh area secara bersamaan,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan, bahwa setelah melihat secara langsung kondisi dan kesulitan masyarakat yang terdampak kekeringan, Kejaksaan Negeri Cilacap akan terus berupaya bersinergi untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Sebagai sesama manusia, sudah sepatutnya kita saling peduli dan berbagi,” ujar Dr. Muhammad Irfan Jaya.

Ia menekankan, bahwa kepedulian sosial tidak hanya diukur dari nilai materi, tetapi juga dari kehadiran dan perhatian terhadap kondisi masyarakat. Hal ini diharapkan dapat menciptakan hubungan harmonis antara institusi pemerintah dan warga.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Cilacap, Taryo, S.Sos., M.Si., mengapresiasi langkah cepat Kejari Cilacap. Ia mencatat hingga saat ini, BPBD telah mendistribusikan total 2.683.000 liter atau setara 523 tangki air bersih kepada 16.394 Kepala Keluarga (KK) di 51 desa yang tersebar di 16 kecamatan. “Bantuan dari Kejari Cilacap menjadi bagian penting dalam upaya kolektif meringankan beban masyarakat terdampak,” katanya.

Selaku penerima bantuan air bersih, Kepala Desa Bojong menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam. Ia menilai bantuan tersebut sangat vital mengingat jaringan Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) belum masuk ke wilayah Dusun Bugel.

“Bantuan ini sangat bermanfaat bagi warga yang sedang mengalami kekeringan. Kami berharap kepedulian Kejaksaan Negeri Cilacap terhadap kondisi masyarakat dapat terus ditingkatkan,” ungkap Kades Bojong.

Melalui kegiatan ini, Kejari Cilacap berharap dapat memantik semangat gotong royong dan menunjukkan bahwa lembaga kejaksaan tidak hanya berfungsi sebagai alat penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat yang peduli terhadap kesejahteraan sosial. (*)