DEPOK | HARIAN7.COM – Kepedulian sosial tak hanya lahir dari komunitas kemanusiaan, tetapi juga dari kalangan pengusaha muda. Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Depok membuktikan hal tersebut melalui program HIPMI Peduli dengan menyalurkan bantuan bahan pangan dan perlengkapan dapur kepada Warung Makan Gratis Kota Depok di Jalan Raya Jakarta–Bogor, Cisalak, Kamis (10/9/2026).

Bantuan itu diberikan sebagai dukungan agar warung makan yang dikelola Yayasan Sahabat Almira Indonesia dapat terus melayani masyarakat yang membutuhkan. Yayasan tersebut diketahui telah konsisten menyediakan makan siang gratis bagi warga selama lima tahun terakhir.

Ketua Umum BPC HIPMI Kota Depok, Ardian Fajar Prastyawan, S.T., M.B.A., mengatakan aksi ini merupakan wujud nyata semangat berbagi dari para anggota HIPMI, yang ingin memberikan manfaat lebih luas di luar aktivitas bisnis.

“Bantuan yang kami salurkan berupa meja, perlengkapan dapur, telur, ayam, dan kebutuhan pokok lainnya. Semoga ini dapat membantu meningkatkan pelayanan Warung Makan Gratis sehingga semakin banyak warga yang merasakan manfaatnya,” kata Ardian.

Menurut Ardian, lahirnya gerakan HIPMI Peduli tidak terlepas dari dorongan untuk memperkuat budaya gotong royong di Kota Depok. Ia menilai dunia usaha memiliki tanggung jawab sosial untuk ikut hadir membantu masyarakat yang membutuhkan.

Ia mengungkapkan, ide mendukung Warung Makan Gratis muncul setelah audiensi HIPMI Kota Depok dengan Wali Kota Depok. Dalam kesempatan tersebut, para pengusaha muda diajak untuk lebih aktif terlibat dalam kegiatan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Pesan yang kami terima sangat jelas, bahwa pengusaha bukan hanya membangun ekonomi, tetapi juga harus ikut membangun kepedulian sosial. Karena itu kami mengajak seluruh anggota HIPMI untuk bersama-sama berbagi,” ujarnya.

Seluruh bantuan yang disalurkan merupakan hasil partisipasi anggota HIPMI Kota Depok. Ada yang menyumbangkan dana, bahan pangan, hingga perlengkapan sesuai bidang usaha masing-masing.

Ardian menambahkan, HIPMI Kota Depok kini sedang menyiapkan HIPMI Peduli sebagai badan semi otonom yang akan menjadi pusat koordinasi berbagai kegiatan sosial organisasi. Program ini diharapkan menjadi jembatan kolaborasi antara pengusaha, masyarakat, dan berbagai lembaga sosial di Kota Depok.

“Harapan kami, HIPMI Peduli menjadi gerakan yang berkelanjutan. Tidak hanya hadir di satu tempat, tetapi mampu menjangkau lebih banyak kegiatan sosial yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tuturnya.

Selain fokus pada aksi sosial, HIPMI Kota Depok juga tengah mempersiapkan pelantikan kepengurusan baru. Setelah pelantikan, organisasi akan menjalankan berbagai program pemberdayaan UMKM, pendidikan kewirausahaan, hingga memperluas jejaring bisnis bagi pengusaha muda di Depok.

Ardian menyebut mayoritas anggota HIPMI merupakan pengusaha yang pernah merintis usaha dari bawah. Pengalaman tersebut akan menjadi modal untuk membimbing pelaku UMKM agar naik kelas melalui pelatihan, pendampingan, dan kolaborasi usaha.

Menutup kegiatan, Ardian mengajak seluruh pengusaha muda di Kota Depok bergabung bersama HIPMI untuk membangun ekosistem usaha yang kuat sekaligus menghadirkan manfaat sosial bagi masyarakat.

“Semakin banyak pengusaha muda yang bersatu, semakin besar pula kontribusi yang bisa kita berikan untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kota Depok,” pungkasnya.