Laporan : Fera Marita 

KABUPATEN SEMARANG, HARIAN7.COM –Penutupan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang kini tinggal menghitung hari.

Sebagai simbol sejarah kemanunggalan TNI dan rakyat, Satgas TMMD bersama warga mulai merampungkan pembangunan prasasti di Dusun Gompyong.

Pengerjaan berbagai sasaran fisik TMMD Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Desa Cukil sudah hampir mencapai 100 persen. Proyek infrastruktur seperti betonisasi jalan, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pemugaran musala, hingga fasilitas umum lainnya dilaporkan hampir rampung tergarap.

Selain infrastruktur utama, Satgas TMMD saat ini tengah fokus menyelesaikan pembangunan tugu prasasti di wilayah RT 14 RW 05 Dusun Gompyong. Kehadiran tugu ini difungsikan sebagai penanda sejarah sekaligus bukti nyata kemanunggalan TNI dengan masyarakat setempat.

Babinsa Desa Cukil, Serka Khundori, turun langsung ke lokasi untuk memantau proses penghalusan (plesteran) tugu. Pendampingan ini dilakukan guna memastikan seluruh pengerjaan berjalan aman, lancar, dan memiliki struktur bangunan yang kokoh agar bertahan dalam jangka panjang.

“Prasasti yang kelak terpasang di tugu ini bukan sekadar bangunan fisik biasa. Ini adalah monumen pengingat atas kerja keras, kebersamaan, serta nilai-nilai gotong royong yang telah kita bangun bersama,” ujar Serka Khundori saat ditemui di lokasi pembangunan, Senin (10/8/2026).

Ia menambahkan bahwa proyek ini menjadi bukti nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat.

“Pembangunan ini menjadi bukti nyata bahwa TNI akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat dalam kondisi apa pun. Kami ingin memastikan kualitas tugu ini maksimal agar bisa dinikmati oleh generasi mendatang,” tegasnya.

Saat ini, pengerjaan dudukan prasasti yang berada di tepi jalan utama pemukiman warga tersebut telah memasuki tahap akhir (finishing) sebelum batu prasasti utama ditempatkan secara resmi pada upacara penutupan.

Melalui pembangunan simbolis ini, hubungan harmonis serta rasa kekeluargaan antara TNI dan rakyat diharapkan terus terpelihara dengan baik demi terciptanya kondusifitas dan kemajuan di wilayah teritorial Kabupaten Semarang.(*)