Laporan : Fera Marita 

KABUPATEN SEMARANG, HARIAN7.COM – Berbagai upaya terus dilakukan Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga guna mempercepat pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.

Langkah taktis ini diambil sebagai solusi terbaik dalam menghadapi target waktu pengerjaan yang relatif singkat.

Salah satu strategi yang diterapkan di lapangan adalah pemanfaatan perkakas listrik modern. Saat memasang daun jendela di salah satu lokasi RTLH, anggota satgas terlihat menggunakan mesin bor nirkabel (cordless drill) untuk memasang dan mengencangkan sekrup pengikat engsel pada kusen kayu.

Selain mesin bor, personel TNI juga mengoperasikan mesin profil kayu (wood router). Alat ini berfungsi untuk mencoak atau melubangi tempat kedudukan engsel pada daun jendela agar lebih presisi.

Penggunaan teknologi pertukangan ini terbukti tidak hanya membuat hasil akhir menjadi lebih rapi, tetapi juga mampu memangkas waktu kerja secara signifikan.

Salah satu personel Satgas TMMD, menjelaskan bahwa penggunaan alat modern menjadi kunci efisiensi di tengah target yang mepet.

“Kami berkejaran dengan waktu agar warga bisa segera menempati rumah yang layak sebelum penutupan program. Oleh karena itu, penggunaan perkakas listrik ini sangat membantu mempercepat proses pembangunan tanpa mengurangi kualitas dan kerapian hasil kerja,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Senin (10/8/2026).

Hingga saat ini, progres pembangunan RTLH yang tersebar di beberapa titik di wilayah Desa Cukil sudah mencapai angka 95 persen. Capaian positif tersebut merupakan buah dari kerja keras serta sinergi yang solid antara anggota Satgas TMMD dan warga setempat.(*)