Laporan : Fera Marita
KABUPATEN SEMARANG,HARIAN7.COM – Pelaksanaan program TMMD reguler ke 129 Kodim 0714/Salatiga di Desa Cukil Kec. Tengaran Kab. Semarang tak pelak memberi andil dalam hidupnya lagi budaya kerja bakti yang saat ini nyaris hilang tergerus jaman. Pembangunan fisik berupa betonisasi jalan, rehabilitasi RTLH dan mushola mengajak masyarakat untuk turut serta bergotong royong dengan anggota Satgas TMMD.
Kerja bakti dilakukan setiap hari secara sukarela. Filosofi kerja bakti sendiri adalah akar budaya yang mengajarkan manusia untuk menanggalkan ego pribadi, bekerja secara sukarela tanpa mengharap upah, dan bersatu demi kepentingan bersama. Kegiatan ini mencerminkan semangat kebersamaan dan pengabdian sosial.
Prajurit TNI dan warga bekerja tanpa pamrih dalam setiap tahap pembangunan RTLH. Saat memanggul rangka atap bersama, prajurit TNI bersama warga melebur menjadi satu tanpa ada batas status sosial. Kerja bakti juga menjadi sarana komunikasi dan silaturahmi antara aparat dengan masyarakat sipil.
Dengan kerja bakti pekerjaan yang berat akan terasa lebih ringan karena dilakukan secara bersama-sama. Nilai-nilai inilah yang dipupuk oleh Satgas TMMD ditengah-tengah pelaksanaan program TMMD. Budaya kerja bakti yang sudah hampir punah tersebut bisa hidup kembali dengan adanya program unggulan TNI AD tersebut.(*)









Tinggalkan Balasan