Laporan : Fera Marita
KABUPATEN SEMARANG, HARIAN7 .COM-Pembangunan sarana MCK di area Ruang Terbuka Hijau ( RTH ) Desa Cukil Kec. Tengaran Kab. Semarang, menjadi cerita tersendiri bagi prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD Desa Cukil. Sebagai salah satu sasaran pembangunan fisik program TMMD reguler ke 129 Kodim 0714/Salatiga TA 2026, prajurit TNI seakan dipaksa alih profesi menjadi tukang bangunan.
Seperti yang terlihat pada salah seorang personil Satgas TMMD yang tengah konsentrasi penuh menekuni dunia memotong keramik. Keramik-keramik tersebut nantinya akan dipasang pada dinding dan lantai MCK. Tak pelak beberapa keramik perlu dipangkas guna menyesuaikan dengan ukuran yang ada.
Dengan memakai mesin gerinda prajurit tersebut terlihat hati-hati dalam memotong lembaranv keramik berwarna putih tersebut. Memotong keramik dengan mesin gerinda membutuhkan mata pisau diamond wheel khusus keramik.
Memptong keramik tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Diperlukan kehati-hatian saat memotong. Posisi tangan pun harus tetap stabil agar keramik tidak pecah atau gompal. Menggerakkan gerinda terlalu keras akan berakibat keramik pecah.
Skill tingkat dewa tersebut menjadi keharusan yang wajib dimiliki anggota Satgas TMMD terutama yang ditempatkan di lokasi RTLH, mushola dan MCK. (*)









Tinggalkan Balasan