Laporan: Fera Marita
KAB.SEMARANG | HARIAN7.COM – Harapan memiliki rumah yang lebih layak kini semakin dekat dirasakan Fajar Arifin, warga Dusun Gompyong, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga TA 2026, rumahnya yang sebelumnya kurang layak huni kini memasuki tahap akhir pengerjaan.
Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Fajar menjadi salah satu sasaran fisik dalam program TMMD. Setelah melalui sejumlah tahapan pembangunan, kini personel Satgas TMMD mulai melakukan pekerjaan finishing untuk mempercantik tampilan rumah sekaligus memperkuat bagian bangunan agar lebih tahan terhadap kondisi cuaca.
Sejak Jumat (7/8/2026) pagi, personel Satgas TMMD dari Koramil 15/Bergas mulai melakukan pengecatan rumah tersebut. Warna hijau dipilih sebagai warna dominan yang memberikan kesan segar, sementara bagian lis kusen pintu dan jendela diberi sentuhan warna putih sehingga tampak lebih rapi dan elegan.
Fajar mengaku tidak menyangka rumahnya dapat direnovasi dalam waktu yang relatif singkat. Ia merasa bersyukur atas kepedulian dan bantuan dari TNI melalui program TMMD.
“Bersyukur rumahnya sudah hampir rampung. Tidak sampai satu bulan bisa selesai secepat ini. Tanpa bantuan bapak-bapak TNI, mustahil rumah saya bisa menjadi seperti ini,” ungkap Fajar.
Bagi Fajar, rumah baru tersebut menjadi hadiah terindah bagi keluarganya. Sebagai tulang punggung keluarga yang sehari-hari bekerja serabutan, membangun rumah layak sebelumnya hanya menjadi impian yang sulit diwujudkan.
Rumah tersebut nantinya akan menjadi tempat tinggal yang lebih nyaman bagi Fajar bersama kakak perempuannya yang menyandang disabilitas serta keponakannya yang memiliki kebutuhan khusus.
“Saya cuma kerja serabutan. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja sudah bersyukur. Apalagi mau membangun rumah, hanya sebatas angan-angan. Entah doa kakak saya atau keponakan saya yang didengar Allah, akhirnya rumah saya bisa dipugar,” tuturnya.
Melalui program TMMD, pembangunan tidak hanya menyasar infrastruktur desa, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan dengan menghadirkan hunian yang lebih sehat dan layak bagi masyarakat yang membutuhkan.









Tinggalkan Balasan