Laporan: Fera Marita
KAB.SEMARANG | HARIAN7.COM – Harapan memiliki rumah yang lebih layak kini semakin dekat dirasakan Aisyah (70), warga Dusun Dlisem, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Rumahnya yang menjadi sasaran rehabilitasi dalam program TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga Tahun Anggaran 2026, kini memasuki tahap penyelesaian.
Progres pembangunan rumah Aisyah telah mencapai sekitar 80 persen. Satgas TMMD bersama warga terus mempercepat pengerjaan agar hunian milik janda lanjut usia tersebut dapat segera selesai dan ditempati dengan kondisi yang lebih nyaman.
Salah satu perkembangan terbaru terlihat pada Rabu (5/8/2026), saat personel Koramil Bawen bersama warga mulai memasang Glassfibre Reinforced Cement (GRC) board sebagai bagian dinding kamar rumah Aisyah.
Material berbahan campuran semen dan serat kaca itu dipilih karena memiliki sejumlah keunggulan, seperti lebih tahan air, kuat, serta tidak mudah rusak akibat serangan rayap. Selain itu, pemasangannya relatif lebih cepat dibandingkan penggunaan bata hebel.
Bagi Aisyah, bantuan tersebut menjadi angin segar. Sebagai satu-satunya warga Dusun Dlisem yang mendapat bantuan rehabilitasi RTLH dari program TMMD, perubahan rumahnya menjadi simbol kepedulian TNI terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Pihak Koramil Bawen menjelaskan, pemilihan GRC board dilakukan dengan mempertimbangkan waktu pengerjaan yang semakin terbatas serta efisiensi biaya tanpa mengurangi kualitas bangunan.
“Selain lebih cepat dalam pemasangan, material ini juga cukup aman dan sesuai untuk kebutuhan rumah Aisyah,” ujar pihak Koramil Bawen.
Dengan percepatan pengerjaan yang dilakukan secara gotong royong antara Satgas TMMD dan warga, rumah Aisyah ditargetkan rampung sebelum 10 Agustus 2026, sehingga dapat menjadi kado istimewa menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.









Tinggalkan Balasan