KENDAL | HARIAN7.COM – Seiring pembangunan fasilitas Charlie Training Center dan meningkatnya perkembangan klub, Kendal Tornado FC berencana membangun stadion sendiri di dekat exit Tol Kendal, Kecamatan Pegandon.

Sayambara desain dan perencanaan stadion dengan kapasitas sekitar 10 ribu penonton digelar dengan hadiah untuk pemenang Rp 50 juta, plus diangkat menjadi pegawai Wahyu Agung Group.

Owner Kendal Tornado FC, Junianto mengatakan langkah itu sebagai bagian dari penguatan infrastruktur olahraga tim Laskar Badai Pantura.

“Stadion yang direncanakan tersebut tidak hanya difungsikan sebagai venue pertandingan, tetapi juga akan dikembangkan secara terintegrasi dengan berbagai fasilitas pendukung, seperti hotel dan akses langsung menuju jalan tol,” ujarnya, Senin (3/7/2026).

Menurutnya, Konsep ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menjadikan Kendal sebagai salah satu pusat pengembangan sepak bola di Indonesia.

“Harapan kami, dengan adanya stadion ini Kendal semakin maju, semakin berkembang, dan anak-anak Kendal semakin mencintai sepak bola,” jelasnya.

Junianto menuturkan, pembangunan stadion tidak hanya ditujukan untuk kepentingan klub, tetapi juga sebagai upaya meletakkan fondasi bagi kemajuan sepak bola nasional.

“Saya kehadiran infrastruktur yang memadai dapat mendukung lahirnya pembinaan pemain yang lebih profesional dan meningkatkan daya saing sepak bola Indonesia di tingkat Asia,” katanya.

Junianto menambahkan, Sejumlah negara di kawasan Asia seperti Thailand dan Malaysia telah menunjukkan perkembangan pesat melalui pembangunan stadion yang dimiliki klub-klub profesional.

Kondisi tersebut menjadi salah satu inspirasi untuk menghadirkan fasilitas serupa di Indonesia dan kami ingin sepak bola Indonesia terus berkembang dan tidak kalah dengan negara-negara lain di Asia,” ucapnya.