Laporan: Fera Marita

KAB.SEMARANG | HARIAN7.COM – Setelah bertahun-tahun menanti memiliki rumah yang lebih layak, harapan Watini, warga Dusun Gompyong, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, perlahan mulai menjadi kenyataan.

Rumah milik Watini yang masuk dalam program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga Tahun Anggaran 2026, kini menunjukkan progres pembangunan yang semakin mendekati penyelesaian.

Memasuki pekan ketiga pengerjaan, rumah yang berada di samping rumpun bambu tersebut mulai berubah wajah. Dinding rumah dengan susunan bata hebel tampak berdiri kokoh di atas lahan pekarangan milik Watini.

Hingga Minggu (2/8/2026), proses pembangunan tinggal menyisakan beberapa pekerjaan akhir, seperti pemasangan atap, plesteran dinding, dan pengacian.

“Sesuai target, pembangunan rumah ini diupayakan selesai sebelum penutupan TMMD pada pertengahan Agustus mendatang,” ujar pihak Satgas TMMD.

Kecepatan pembangunan rumah tersebut tidak lepas dari semangat gotong royong antara anggota Satgas TMMD bersama masyarakat Desa Cukil. Mereka bahu-membahu menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan agar rumah segera dapat ditempati.

Bagi Watini, bantuan rehabilitasi RTLH ini menjadi kado istimewa menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Satgas TMMD berharap momentum kemerdekaan tahun ini dapat menjadi awal baru bagi Watini untuk menempati rumah yang lebih layak, kokoh, dan aman untuk menjalani masa tuanya.

Program TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan dengan membantu masyarakat memiliki tempat tinggal yang lebih nyaman dan sehat.