Laporan: Fera Marita
KAB.SEMARANG | HARIAN7.COM – Di tengah kesibukan membangun infrastruktur desa, personel Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga menyempatkan diri terjun langsung ke lahan pertanian warga.
Minggu (2/8/2026), anggota Satgas TMMD bersama masyarakat Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, melakukan panen ketela rambat atau ubi jalar. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan di wilayah setempat.
Desa Cukil saat ini menjadi lokasi pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga Tahun Anggaran 2026. Selain menyasar pembangunan fisik seperti betonisasi jalan, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), dan perbaikan mushola, program TMMD juga menyentuh sektor pemberdayaan masyarakat.
Panen ubi jalar bersama warga menjadi salah satu bentuk pendekatan nonfisik Satgas TMMD dalam mendukung potensi ekonomi masyarakat desa.
Ubi jalar merupakan salah satu tanaman pangan yang banyak dibudidayakan warga Cukil. Tanaman ini dikenal memiliki kandungan serat, vitamin A, serta beta-karoten yang baik bagi tubuh.
Di Desa Cukil, salah satu varietas yang banyak ditanam masyarakat adalah ubi putih. Jenis ubi ini memiliki tekstur khas, kaya serat, serta mempunyai indeks glikemik yang relatif rendah.
Selain ubi putih, warga juga mengembangkan ubi kuning yang memiliki warna daging kuning hingga jingga. Varietas ini banyak diminati karena rasa manis dan teksturnya yang pulen, sehingga memiliki nilai jual di pasaran.
Hasil panen tersebut sebagian dimanfaatkan warga untuk kebutuhan konsumsi keluarga, sementara sebagian lainnya dijual ke pasar lokal sebagai tambahan penghasilan.
Kebersamaan antara Satgas TMMD dan masyarakat dalam kegiatan pertanian ini menunjukkan bahwa kehadiran TNI tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga ikut mendorong kemandirian serta peningkatan perekonomian warga desa.
Melalui program TMMD, sinergi antara TNI dan masyarakat terus diperkuat untuk menciptakan desa yang lebih maju dan mandiri.









Tinggalkan Balasan