BOYOLALI | HARIAN7.COM – Sebanyak 424 anggota Pramuka golongan penegak tingkat SMA/SMK/MA se-Kabupaten Boyolali mengikuti Raimuna Cabang (Raicab) Kwartir Cabang (Kwarcab) 1109 Boyolali ke-X.

Kegiatan pertemuan besar Pramuka penegak dan pandega tersebut digelar selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu (31 Juli–2 Agustus 2026), bertempat di Lapangan Desa Kragilan, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali.

Raimuna Cabang menjadi ajang bagi anggota Pramuka untuk mengembangkan kemampuan, mempererat persaudaraan, sekaligus membangun karakter generasi muda melalui berbagai kegiatan positif.

Ketua Harian Kwarcab Boyolali Dwi Hari Kuncoro secara resmi membuka kegiatan tersebut. Ia mengatakan, antusiasme peserta tahun ini cukup tinggi.

“Raimuna Cabang ke-X ini diikuti 424 anggota Pramuka SMA/SMK/MA baik negeri maupun swasta se-Kabupaten Boyolali. Kegiatan berlangsung selama tiga hari dua malam,” ujar Dwi Hari Kuncoro.

Menurutnya, tingginya minat peserta terlihat sejak proses pendaftaran. Bahkan, terdapat beberapa sekolah yang masih ingin mengikuti kegiatan meski kuota peserta telah terpenuhi.

Ia berharap kegiatan Raicab dapat menjadi wadah pembentukan karakter, kemandirian, serta mempersiapkan anggota Pramuka menjadi calon pemimpin di masa depan.

“Harapannya kegiatan ini menjadi bekal bagi anggota Pramuka penegak untuk menumbuhkan kemandirian dan jiwa kepemimpinan,” kata Dwi Hari Kuncoro yang juga menjabat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boyolali.

Ketua Sangga Kerja Dewan Kerja Cabang (DKC) Kwarcab Boyolali, Siti Alfiyyah Khusna (19), menjelaskan peserta berasal dari berbagai pangkalan SMA/SMK/MA dengan jumlah 26 sangga putra dan 27 sangga putri.

Selain peserta, kegiatan juga melibatkan 28 pendamping dan 56 pimpinan kontingen dengan total keseluruhan mencapai 505 orang.

Dalam Raicab kali ini, peserta tidak hanya mengikuti kegiatan perkemahan, tetapi juga berbagai lomba dan kegiatan prestasi, seperti news reporter, kebersihan, kerapian, dan keindahan (K3) tenda perkemahan, serta penampilan seni dan budaya daerah.

“Harapannya ke depan semakin banyak peserta dan semakin beragam kegiatan yang dilombakan,” ujar Siti Alfiyyah.

Salah satu peserta, Fatkhiya (17) dari SMA Abi Umi Ampel, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, Raicab memberikan pengalaman baru sekaligus kesempatan bertemu banyak teman dari sekolah lain.

“Alhamdulillah seru, banyak teman baru dan pengalaman baru. Ini baru hari pertama, masih banyak kegiatan yang akan diikuti. Semoga berjalan lancar sampai selesai,” katanya.

Hal senada disampaikan Regina Putri, siswi kelas XI SMKN 1 Musuk. Ia mengaku antusias mengikuti kegiatan karena bisa mengenal banyak peserta dari berbagai sekolah.

“Menyenangkan sekali, bisa mengenal banyak orang karena pesertanya dari berbagai SMA, SMK, dan MA,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Humas Kwarcab Boyolali Eksani mengatakan, Raicab merupakan bagian dari program kerja Kwarcab Boyolali yang pelaksanaannya dipercayakan kepada DKC.

“Kami mendukung penuh kegiatan ini. Nantinya setiap kegiatan prestasi akan diberikan penghargaan berupa piala dan piagam. Juara umum Raicab nantinya akan mewakili Boyolali dalam Raimuna Daerah Kwarda Jawa Tengah,” jelasnya.

Melalui Raimuna Cabang ke-X ini, Kwarcab Boyolali berharap lahir generasi muda yang mandiri, kreatif, berkarakter, dan siap menjadi pemimpin masa depan.(*)