Laporan: Muhamad Nuraeni

SALATIGA|HARIAN7.COM – Aksi pencurian meteran air mulai meresahkan warga Kota Salatiga. Perangkat yang menjadi pintu utama distribusi air bersih itu kini menjadi sasaran pelaku kejahatan, memaksa PDAM Kota Salatiga mengeluarkan peringatan kepada seluruh pelanggan agar meningkatkan kewaspadaan.

Direktur Utama PDAM Kota Salatiga, Imron Cahyadi, mengatakan pencurian meteran air bukan sekadar menyebabkan hilangnya aset pelanggan, tetapi juga berdampak langsung pada terganggunya pasokan air bersih ke rumah-rumah warga.

“Meteran air merupakan aset penting dalam pelayanan. Kami mengimbau seluruh pelanggan agar menjaga dan melindungi meteran air yang terpasang di rumah masing-masing serta tidak memberikan akses kepada orang yang tidak berkepentingan,” ujar Imron.

Menurut Imron, pelaku diduga mengincar meteran air untuk dijual kembali. Akibat aksi tersebut, pelanggan tidak hanya kehilangan meteran, tetapi juga berpotensi mengalami gangguan distribusi air dan harus menanggung biaya penggantian meter sesuai ketentuan yang berlaku.

Karena itu, PDAM meminta masyarakat tidak lengah, terutama jika meteran berada di luar pagar rumah atau di lokasi yang mudah dijangkau pelaku. Pengamanan tambahan dinilai perlu dilakukan untuk mempersempit peluang pencurian.

Tak hanya itu, masyarakat juga diminta segera melapor apabila melihat orang yang bertingkah mencurigakan di sekitar lokasi meteran air.

“Partisipasi masyarakat sangat kami harapkan. Jika melihat orang yang mencurigakan berada di sekitar meteran air, segera laporkan agar dapat segera ditindaklanjuti,” tegas Imron.

PDAM mengingatkan, kewaspadaan perlu ditingkatkan terutama pada malam hari maupun saat rumah ditinggal kosong. Menurut Imron, perlindungan terhadap meteran air menjadi tanggung jawab bersama agar pelayanan air bersih kepada masyarakat tetap berjalan normal.

“Keamanan meteran air merupakan tanggung jawab bersama. Dengan meningkatnya kewaspadaan pelanggan, kami berharap kasus pencurian dapat ditekan sehingga pelayanan air bersih kepada masyarakat tetap berjalan lancar,” pungkasnya.