Laporan: Muhamad Nuraeni

SALATIGA | HARIAN7.COM – Menjelang pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2026, Polres Salatiga mulai mematangkan kesiapan personel. Upaya itu dilakukan melalui Latihan Pra Operasi (Latpraops) yang digelar di Pendopo Widya Qasana Tribrata Polres Salatiga, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi dan diikuti para pejabat utama, perwira, serta personel yang akan terlibat dalam operasi.

Dalam arahannya, Ade menegaskan Latpraops menjadi tahapan penting untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan kemampuan personel sebelum operasi digelar. Menurutnya, pemahaman yang sama terkait sasaran, pola bertindak, hingga mekanisme pelaksanaan operasi menjadi kunci keberhasilan di lapangan.

“Kegiatan Latpraops ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada seluruh personel terkait sasaran, cara bertindak, serta mekanisme pelaksanaan operasi sehingga pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2026 dapat berjalan efektif, profesional, humanis, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” kata Ade.

Pada sesi pemaparan materi, Kabag Ops Polres Salatiga Kompol Muhamad Kariri menjelaskan rencana operasi, pola pengamanan, strategi pelaksanaan, hingga koordinasi lintas fungsi yang akan diterapkan selama Operasi Patuh Candi berlangsung.

Sementara itu, KBO Satlantas IPTU Sugiyanto yang mewakili Kasat Lantas Polres Salatiga memaparkan sasaran prioritas pelanggaran lalu lintas serta langkah preemtif, preventif, dan penegakan hukum yang akan dilakukan. Upaya tersebut diarahkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

Materi lainnya disampaikan Kasat Binmas IPTU Darsono yang menekankan pentingnya edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Menurutnya, keberhasilan Operasi Patuh tidak hanya ditentukan oleh penindakan, tetapi juga kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan berlalu lintas.

Melalui kegiatan ini, seluruh personel diharapkan memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing sehingga pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2026 dapat berjalan optimal dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kota Salatiga.

Ade juga mengingatkan seluruh personel agar selalu mengedepankan pendekatan humanis saat bertugas. Ia menegaskan kehadiran polisi harus mampu memberikan rasa aman sekaligus menjadi mitra masyarakat dalam membangun budaya tertib berlalu lintas.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, serta tetap mengedepankan sikap humanis kepada masyarakat. Keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama yang harus kita wujudkan melalui sinergi dan kepedulian seluruh pihak,” ujarnya.