DEPOK | HARIAN7.COM – Kota Depok menargetkan masuk 10 besar pada ajang Porprov XV Jawa Barat 2026. Target tersebut disampaikan Ketua Umum KONI Kota Depok, Herry Suprianto, seiring persiapan daerah itu sebagai salah satu tuan rumah pesta olahraga tingkat Jawa Barat tersebut.
Herry mengatakan, status tuan rumah harus menjadi momentum bagi Depok untuk menunjukkan peningkatan prestasi olahraga. Menurut dia, kesempatan menjadi tuan rumah Porprov merupakan peluang langka karena ajang tersebut digelar empat tahun sekali dan diikuti seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat.
“Porprov ini momentum besar bagi Kota Depok. Kesempatan menjadi tuan rumah sangat langka karena event ini digelar empat tahun sekali dan diikuti 27 kota/kabupaten di Jawa Barat. Maka seluruh elemen masyarakat harus ikut mendukung agar sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi bisa tercapai,” ujar Herry,saat memberikan keterangan persnya di hadapan tim PMC di kantor KONI, Selasa (26/05/2026)
Pada Porprov XV Jawa Barat 2026, Kota Depok akan menjadi salah satu daerah penyelenggara bersama Bekasi dan Bogor. Depok dipercaya menggelar 10 cabang olahraga di sejumlah venue yang tersebar di wilayah kota.
Meski masih menghadapi keterbatasan sarana dan lahan, Herry menilai pembinaan olahraga di Kota Depok terus berkembang. Sejumlah cabang olahraga disebut mulai menunjukkan peningkatan prestasi hingga melahirkan atlet yang tampil di level nasional maupun internasional.
KONI Depok, kata Herry, saat ini fokus memperkuat sistem pembinaan atlet secara berkelanjutan, mulai dari usia dini hingga level profesional. Langkah itu dilakukan untuk menjaga kesinambungan prestasi olahraga daerah.
“Kami membangun pembinaan yang terstruktur. Tidak hanya mengejar medali, tetapi juga menyiapkan regenerasi atlet agar olahraga Depok terus maju,” katanya.
Herry menyebut sebanyak 51 cabang olahraga telah lolos ke Porprov 2026. Beberapa cabang yang dinilai berpeluang menyumbang medali emas antara lain terjun payung, karate, taekwondo, dayung, menembak, panahan, sepatu roda, sepak takraw, tinju, sambo, balap sepeda, dan berkuda.
Menurut dia, sejumlah atlet asal Depok juga telah tampil pada ajang SEA Games dan berbagai kejuaraan nasional.
Selain mengejar prestasi, KONI Depok juga menekankan pentingnya profesionalisme penyelenggaraan Porprov. Herry menegaskan keberhasilan ajang tersebut harus ditopang tiga aspek utama, yakni sukses penyelenggaraan, sukses administrasi, dan sukses prestasi.
“Semua harus berjalan seimbang. Prestasi atlet penting, tetapi tata kelola dan pelaksanaan kegiatan juga harus profesional serta dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Herry turut mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Depok terhadap pengembangan olahraga prestasi. Ia menilai komunikasi antara KONI dan pemerintah daerah semakin baik dan menjadi modal penting menuju Porprov 2026.
Dengan persiapan yang terus dilakukan, KONI Kota Depok optimistis Porprov XV Jawa Barat 2026 dapat menjadi momentum kebangkitan olahraga Kota Depok di tingkat Jawa Barat.









Tinggalkan Balasan