Laporan: Muhamad Nuraeni
SALATIGA | HARIAN7.COM – Niat memperbaiki dispenser pom bensin mini di depan warung justru berujung petaka. Percikan api yang muncul saat proses perbaikan menyambar bahan bakar dan memicu kebakaran hebat yang menghanguskan Warung Soto Kalinyamat di Jalan Kalinyamat, Kelurahan Kutowinangun Kidul, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, Rabu (10/6/2026).
Dalam insiden itu, pemilik warung, Adam Hariyanto, mengalami luka bakar pada bagian wajah dan kepala. Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit DKT Salatiga untuk mendapatkan penanganan medis.
Kebakaran bermula sekitar pukul 09.00 WIB saat Adam bersama seorang teknisi melakukan perbaikan perangkat elektronik dispenser pom bensin mini yang berada di depan warung miliknya.
Sekitar pukul 09.45 WIB, muncul percikan api dari perangkat tersebut. Api kemudian menyambar bahan bakar jenis Pertamax yang berada di lokasi dan dalam waktu singkat membesar hingga membakar bangunan warung.
Korban bersama sejumlah saksi sempat berupaya memadamkan kobaran api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Namun keberadaan bahan bakar di sekitar lokasi membuat api semakin sulit dikendalikan dan dengan cepat menjalar ke seluruh ruangan warung.
Laporan kejadian diterima petugas melalui layanan Call Center 110 Polres Salatiga sekitar pukul 10.27 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Samapta bersama piket fungsi Reskrim, Intelkam, Lalu Lintas, serta anggota Polsek Tingkir langsung bergerak menuju lokasi.
Petugas tiba di tempat kejadian pada pukul 10.36 WIB untuk melakukan pengamanan lokasi, membantu evakuasi korban, dan penanganan awal.
Sementara itu, dua unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. Setelah berjibaku selama kurang lebih 30 menit, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.40 WIB.
Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, Adam mengalami luka bakar sekitar 15 persen pada area wajah dan kepala sehingga harus menjalani perawatan intensif.
Usai kebakaran berhasil dikendalikan, tim gabungan Polsek Tingkir yang dipimpin Wakapolsek Tingkir AKP Harjono bersama personel Samapta memasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.
Tim Inafis Polres Salatiga kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara guna memastikan penyebab kebakaran.
Dari hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada dispenser pom bensin mini. Percikan api yang muncul kemudian menyambar bahan bakar dan memicu kebakaran yang menghanguskan warung soto milik korban.
Akibat kejadian tersebut, dua unit pom bensin mini dan bangunan warung mengalami kerusakan. Kerugian material ditaksir mencapai Rp 25 juta.
Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengimbau masyarakat untuk lebih memperhatikan keamanan instalasi listrik maupun peralatan elektronik, terutama yang berada di dekat bahan mudah terbakar.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu memperhatikan aspek keselamatan instalasi listrik dan peralatan elektronik yang digunakan, khususnya yang berada di dekat bahan mudah terbakar, sehingga dapat mencegah terjadinya kebakaran yang membahayakan jiwa maupun harta benda,” ujar Ade.
Dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.









Tinggalkan Balasan