Laporan: Tambah Santoso

KUDUS | HARIAN7.COM – Menjelang Hari Raya Iduladha, sebuah peternakan kambing di Desa Pedawang, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, ramai diserbu warga yang mencari hewan kurban. Bukan sekadar kandang biasa, tempat bernama Widoro Kandang itu menawarkan konsep unik berupa “hotel kambing” dengan layanan perawatan premium bagi hewan kurban.

Ratusan calon pembeli mulai berdatangan untuk memilih kambing dengan kondisi sehat dan terawat. Konsep yang berbeda dari penjualan kambing pada umumnya membuat peternakan tersebut menjadi perhatian masyarakat.

Di Widoro Kandang, kambing tidak hanya diberi makan dan ditempatkan di kandang, tetapi juga mendapatkan perawatan layaknya tamu hotel. Mulai dari pemberian pakan bergizi, perawatan tubuh, hingga layanan “salon kambing” dilakukan secara rutin agar kondisi hewan tetap prima menjelang hari kurban.

Salah satu peternak Widoro Kandang, Irawan, mengatakan kambing-kambing di tempatnya mendapat perhatian khusus setiap hari.

“Kambing diberi makan tiga kali sehari. Pakannya kombinasi hijauan, ampas tahu, lalu malam hari ditambah vitamin dan bekatul supaya tetap sehat,” ujarnya.

Menurut dia, kambing menjelang Iduladha rentan mengalami stres akibat banyaknya interaksi dengan manusia. Karena itu, perawatan ekstra menjadi bagian penting agar kondisi hewan tetap sehat hingga waktu penyembelihan.

“Kalau menjelang kurban kambing itu gampang stres. Jadi harus benar-benar dirawat supaya kondisinya tetap bagus,” katanya.

Keunikan lain di peternakan tersebut adalah adanya layanan yang disebut “salon kambing”. Dalam perawatan itu, kambing dimandikan secara rutin, kukunya dipotong, tanduk dirapikan, bahkan dipijat agar tubuh hewan lebih rileks.

Perawatan tersebut, kata Irawan, bukan sekadar untuk mempercantik tampilan kambing, melainkan juga menjaga kesehatan hewan sebelum dikirim ke pembeli.

“Biar bersih, sehat, dan tidak mengecewakan pembeli saat sampai rumah. Jadi sebelum dikirim kambing dipastikan rapi dan siap untuk kurban,” jelasnya.

Konsep hotel kambing juga terlihat dari desain kandang yang dibagi menjadi beberapa ruang atau kamar. Setiap ruang memiliki nama tersendiri dan ditangani petugas khusus yang bertanggung jawab terhadap kondisi hewan.

Strategi itu sengaja diterapkan untuk meningkatkan kepercayaan pembeli terhadap kualitas perawatan kambing yang mereka pesan. Menjelang Iduladha tahun ini, hampir seluruh kandang penitipan di Widoro Kandang disebut sudah terisi penuh.

Saat ini populasi kambing di peternakan tersebut mencapai sekitar 60 ekor dengan harga bervariasi, mulai Rp3 juta hingga Rp6 juta per ekor, tergantung ukuran dan kondisi hewan.

Salah satu pembeli asal Kudus, Aryono, mengaku sengaja memilih kambing di Widoro Kandang karena kualitas perawatannya dinilai lebih baik dibanding tempat lain.

“Perawatannya bagus, kambingnya bersih dan sehat. Harganya juga masih terjangkau dengan banyak pilihan ukuran,” ujarnya.