DEPOK | HARIAN7.COM – Komandan Kodim (Dandim) 0508/Depok, Kolonel Infanteri Ginanjar Wahyutomo, menyambut baik usulan Ketua Komisi B DPRD Kota Depok, Hamzah, terkait penguatan program pencegahan tawuran melalui pendekatan edukasi di sekolah. Menanggapi saran tersebut, Ginanjar mengungkapkan bahwa kegiatan TNI Goes to School sejatinya telah berlangsung secara rutin, tidak hanya di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), tetapi juga di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA).
Pernyataan ini disampaikan Ginanjar menanggapi aspirasi warga RW 01 Pelautan, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong, yang khawatir dengan maraknya aksi tawuran antar-pelajar. Sebelumnya, Hamzah mengusulkan agar Polresta Depok dan Kodim 0508/Depok lebih intensif turun ke sekolah-sekolah untuk memberikan pemahaman kepada para siswa.
“Kami sangat menyambut baik usulan tersebut. Faktanya, kegiatan TNI Goes to School sudah berjalan. Kami tidak hanya menyasar siswa SMP, tetapi juga sudah melakukan pendekatan di tingkat SMA,” ujar Ginanjar, saat memberikan keterangan pers nya melalui sambungan telpon Kamis (14/5/2026).
Fokus pada Wawasan Kebangsaan dan Disiplin
Ginanjar merincikan bahwa materi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut beragam, dengan fokus utama pada penanaman nilai-nilai kebangsaan dan kedisiplinan. Salah satu bentuk kehadiran TNI di lingkungan pendidikan adalah dengan mengisi upacara bendera sebagai inspektur upacara, serta memberikan pembekalan terkait bela negara.
Sebagai bukti konkret keterlibatan tersebut, Ginanjar menyebutkan contoh kegiatan yang baru saja ia jalani. “Saya kemarin bahkan mendapatkan surat undangan untuk menjadi Inspektur Upacara di SMPN 22 Depok. Ini menunjukkan bahwa akses kami ke sekolah-sekolah sudah terbuka dan berjalan aktif,” jelasnya.
Selain menjadi inspektur upacara, personel Kodim Depok juga terlibat aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler, seperti pembinaan Pramuka dan pelatihan Peraturan Baris-berbaris (PBB). Melalui aktivitas fisik dan mental ini, TNI berupaya menanamkan karakter disiplin dan tanggung jawab sejak dini.
Motivasi bagi Generasi Muda
Ginanjar menegaskan bahwa kehadirannya di sekolah-sekolah bukan sekadar formalitas, melainkan upaya nyata untuk memberikan motivasi bagi generasi muda. Ia berharap, melalui interaksi langsung, para pelajar dapat memahami pentingnya menjaga ketertiban dan menjauhi tindakan kekerasan seperti tawuran.
“Jadi, untuk memberikan pembekalan kedisiplinan, pendidikan bela negara, hingga kegiatan Pramuka dan PBB, kami siap turun ke lapangan. Tujuannya satu, memberikan motivasi kepada generasi muda tentang bagaimana seharusnya mereka bersikap dan berkontribusi positif bagi bangsa,” pungkasnya.









Tinggalkan Balasan