Laporan: Muhamad Nuraeni
SALATIGA | HARIAN7.COM – Upaya pelestarian lingkungan dilakukan melalui gerakan penanaman pohon di Dusun Slumut, Kelurahan Kumpulrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, Rabu (6/5/2026). Kegiatan bertajuk “Hijaukan Bumi, Selamatkan Masa Depan” itu diinisiasi Yayasan Lumbung Madani Indonesia dengan melibatkan unsur pemerintah, TNI-Polri, tokoh agama, dan masyarakat.
Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi dan Dandim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho turut hadir serta memberikan dukungan dalam kegiatan tersebut. Sejumlah bibit pohon alpukat diserahkan secara simbolis kepada warga sebelum dilakukan penanaman bersama di lokasi.
Ketua Yayasan Lumbung Madani Indonesia, Syukur Fahruddin, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk investasi jangka panjang bagi kelestarian lingkungan. Ia menilai kawasan Kumpulrejo memiliki peran penting sebagai penyangga sumber mata air di Salatiga.
“Kerusakan lingkungan bisa berdampak pada bencana. Karena itu, perlu ada kepedulian bersama untuk menjaganya,” kata Syukur dalam sambutannya.
Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi mengapresiasi inisiatif tersebut. Menurut dia, gerakan penanaman pohon menjadi langkah strategis untuk menjaga keseimbangan ekosistem, terutama di tengah tantangan berkurangnya cadangan air tanah.
“Ini bukan sekadar menanam pohon, tetapi juga menanam harapan bagi generasi mendatang,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat mempertahankan semangat gotong royong serta tidak mudah terpengaruh hal-hal negatif.
Sementara itu, Dandim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho menyebut penghijauan memiliki dampak signifikan dalam mencegah bencana dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Ia menegaskan dukungan TNI terhadap program pelestarian lingkungan yang melibatkan berbagai elemen.
Melalui kegiatan ini, penyelenggara berharap partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan terus meningkat, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam upaya pelestarian alam.









Tinggalkan Balasan