HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Cemburu Jadi Maut, Pria di Surabaya Bacok Korban hingga Tewas, Tiga Rekan Masih Buron

Laporan: Ninis

TANJUNG PERAK | HARIAN7.COM – Motif cemburu berujung pembunuhan brutal di Surabaya. Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjungperak mengamankan seorang pria berinisial Hk (44) yang diduga kuat menghabisi nyawa korban H (37) di kawasan Wonokusumo.

Aksi berdarah itu dipicu hal sepele namun berujung fatal: foto korban bersama istri pelaku yang ditemukan di ponsel.

Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjungperak melalui Kasi Humas Iptu Suroto mengungkapkan, emosi pelaku mulai tersulut saat melihat foto tersebut pada Jumat (24/4/2026) malam.

Baca Juga:  Kunjungan Edukasi SDN 09 Pekayon ke Agro Edu Wisata Ragunan Memperluas Wawasan Pertanian

“Tersangka yang baru pulang kerja melihat HP istrinya. Saat dibuka, ada foto istrinya dengan seorang pria,” ujar Suroto, Minggu (3/5/2026).

Dari situ, pelaku mulai memburu identitas korban. Sehari setelahnya, ia bahkan sempat berpapasan langsung dan diam-diam mengikuti korban hingga mengetahui lokasi tempat tinggalnya di Jalan Wonokusumo Jaya.

Rasa cemburu berubah menjadi rencana kekerasan. Pelaku kemudian kembali ke lokasi dengan membawa senjata tajam jenis celurit, bahkan mengajak tiga rekannya berinisial SR, I, dan S yang kini masih buron.

Baca Juga:  Derby, Debu, dan Topi Koboi: Jateng Derby 2026 Jadi Piknik Sportainment Jelang Ramadhan

“Mereka sudah menyiapkan senjata tajam untuk mengantisipasi jika korban melawan,” jelasnya.

Pada Rabu (2/5/2026), pelaku bersama komplotannya mendatangi lokasi dan menunggu korban. Begitu melihat target, pelaku langsung menyerang secara brutal.

“Tersangka menyabetkan celurit secara membabi buta ke arah korban hingga mengalami luka parah dan meninggal dunia,” kata Suroto.

Polisi bergerak cepat. Berbekal rekaman CCTV, identitas pelaku berhasil diungkap. Meski sempat kabur ke Sampang, Madura, pelaku akhirnya diringkus di tempat persembunyiannya di kawasan Kalimas, Surabaya.

Baca Juga:  Jambore Anak Sholeh 2024: Pj. Wali Kota Salatiga Ajak Anak-anak Jadi Generasi Pemimpin Berakhlak Mulia

Saat penangkapan, polisi turut mengamankan barang bukti berupa celurit yang digunakan dalam aksi pembunuhan.

Sementara itu, tiga rekan pelaku masih dalam pengejaran dan telah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kasus ini kembali menjadi pengingat keras bahwa konflik pribadi yang tak terkendali bisa berubah menjadi tindak kriminal serius dengan konsekuensi fatal.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!